Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026
PKM di SD N 173270 Siborongborong

Prodi Matematika FKIP UNITA Dorong Guru Terapkan “Berdiferensiasi” dalam Pembelajaran

Redaksi - Rabu, 01 Maret 2023 15:31 WIB
292 view
Prodi Matematika FKIP UNITA Dorong Guru Terapkan “Berdiferensiasi” dalam Pembelajaran
(Foto: Dok/Staf Prodi)
FOTO BERSAMA: Dekan FKIP Dr Meslin Silalahi MPd (lima belakang berdiri) bersama Ketua Prodi Pendidikan Matematika Yusniar N Tambunan SPd MM (enam dari kanan) dan para dosen lainnya berfoto bersama dengan Kepala Sekolah Kartini Sianipar SPd dan p
Tapanuli Utara (SIB)
Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bagi guru SD Negeri 173270 Siborongborong, Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Rabu, (22/2).
PKM menghadirkan narasumber, Ketua Prodi Pendidikan Matematika, Yusniar N Tambunan SPd MM Dekan FKIP, Dr Meslin Silalahi MPd dan Dosen, Titin E Situmorang SPd MSi.
Kegiatan PKM diikuti puluhan guru dan pembahasan utama mengenai implementasi "Berdiferensiasi" dalam pembelajaran yang memenuhi dan mengakomodir kebutuhan belajar siswa.
Ketua Prodi Pendidikan Matematika Yusniar dalam sambutannya menyampaikan, PKM itu merupakan agenda rutin di Prodi dan salah satu dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang berkewajiban untuk menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian dan PKM.
Pada kegiatan PKM itu juga masing-masing narasumber memaparkan tentang Berdiferensiasi dalam pembelajaran dan model-model pembelajaran koperatif.
Adapun pemaparan dari narasumber Ketua Prodi Yusniar tentang, Cara Mengakomodir Kebutuhan Belajar Siswa. Dikatakan, ada 3 penerapan pembelajaran Berdiferensiasi oleh guru di kelas. Pertama, guru harus melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarkan kesiapan belajar, minat belajar dan profil belajar murid.
Kedua, guru harus bisa merencanakan Berdiferensiasi pembelajaran berdasarkan hasil pemetaan atau memberikan berbagai pilihan baik dari strategi, materi, maupun cara belajar. Ketiga, guru harus dapat mengevaluasi dan merefleksi pembelajaran yang sudah berlangsung.
"Artinya, kalau seluruh penerapan Berdiferensiasi dalam pembelajaran diterapkan maka akan memberikan dampak bagi sekolah, kelas dan terutama kepada siswa. Sebab, setiap murid mempunyai karakteristik yang berbeda-beda," ujar Yusniar dalam rilis resmi yang diterima SIB, Senin, (27/2).
Bahkan katanya, tidak semua siswa bisa diberikan perlakuan yang sama jika guru tidak memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan siswa. Sebab hal tersebut dapat menghambat siswa untuk bisa maju dan berkembang belajarnya.
Sedangkan, narasumber Dekan FKIP, Dr Meslin dan Dosen Titin membawakan materi dengan topik, Modul-modul pembelajaran koperatif dalam Berdiferensiasi. Hal itu katanya, beragam cara guru agar murid dapat mengeksploitasi isi kurikulum.
"Salah satunya, guru harus dapat memberikan beragam kegiatan yang masuk akal sehingga murid dapat mengerti dan memiliki informasi atau ide serta guru harus mampu memberikan beragam pilihan dimana murid dapat mendemonstrasikan apa yang mereka dipelajari," ucap Dr Meslin.
Sementara itu, narasumber Dosen Titin juga menginplementasikan bahwa modul-modul pembelajaran yang koperatif dapat dilaksanakan guru sebelum mengajar dengan memperhatikan model pembelajaran apa yang akan dilakukan atau diterapkan pada siswa untuk memenuhi kesiapan belajar, minat belajar dan profil belajar.
Di bagian lain, Kepala Sekolah Kartini Sianipar SPd dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih atas pelaksanaan PKM Prodi Matematika UNITA, terlebih terpilihnya sekolah SD Negeri 173270 sebagai tempat PKM. "Kiranya kami para guru dapat mengimplementasikan seluruh materi-materi yang dibawakan para dosen," sebutnya.
Usai penyampaian materi, para narasumber melakukan Ice Breaking dengan melakukan suatu kegiatan agar tidak jenuh dan bosan hingga akhirnya para guru kembali fokus. (Rel/BR6/d)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru