Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Puluhan AMM dan GMKI Unjuk Rasa ke DPRD Pematangsiantar Tagih Janji dan Prestasi Wakil Rakyat

Redaksi - Selasa, 15 Agustus 2023 20:38 WIB
263 view
Puluhan AMM dan GMKI Unjuk Rasa ke DPRD Pematangsiantar Tagih Janji dan Prestasi Wakil Rakyat
(Foto: SIB/Harryson Manurung)
DIHADANG: Komunitas pengunjukrasa kelompok mahasiswa AMM dan GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun dihadang aparat keamanan di
Pematangsiantar (SIB)
Puluhan Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMM) dan GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) Cabang Pematangsiantar-Simalungun unjuk rasa ke Kantor DPRD di Jalan Adam Malik, Pematangsiantar, Senin (14/8), menagih prestasi wakil rakyat karena tahun depan berakhir masa tugasnya.
Koordinator aksi, Cavin Tampubolon merasa kesal saat pengunjukrasa dihadang aparat Polres Pematangsiantar dibantu Satpol PP di pintu gerbang masuk, kantor wakil rakyat itu."Kami mau jumpa langsung Ketua DPRD, menagih apa yang dikerjakan," kata Cavin Tampubolon melalui mikrofon, alat pengeras suara.
Di saat menunggu di pintu gerbang kantor DPRD, Cavin Tampubolon dan Natalia Silitonga bergantian orasi. Cavin menagih prestasi para wakil rakyat itu. “Tahun depan masa tugas berakhir. DPRD sudah buat apa," kata Cavin Tampubolon.
Sedangkan Natalia Silitonga mempertanyakan, apakah pengunjukrasa tidak dibenarkan masuk. “Kapan aspirasi kami sampaikan, apa kebijakan DPRD," ucapnya.
Wakil Ketua DPRD, Ronald Darwin Tampubolon SH langsung menemui pengunjukrasa. Pembicara Theo Naibaho, Ketua GMKI Cabang Pematangsiantar-Simalungun mengajukan beberapa pertanyaan kepada Wakil Ketua DPRD.
Pertama, sejauhmana mengoptimalkan fungsi DPRD, hasil kerja hanya 2 Perda inisiatif. “Lalu bagaimana soal fungsi pengawasan, sudah sejauhmana perkembangan pelaksanaan pembangunan kota”, sebut Theo Naibaho.
Theo Naibaho meminta DPRD lebih intens mengawasi serta meminta klarifikasi soal hak angket DPRD, berkaitan ditolak usul pemberhentian Wali kota ke Mahkamah Agung.
Menyahuti pertanyaan utusan pengunjukrasa, Wakil Ketua DPRD, Ronald Darwin Tampubolon tegas mengatakan DPRD, tetap berupaya melakukan fungsi pengawasan.
Satu contoh, kata Ronald Tampubolon, pengadaan mobil dinas walikota tidak ada anggaran di APBD tahun 2023, tapi dirubah.
Beberapa butir pertanyaan lainnya, semisal dampak lingkungan pembangunan di lokasi gedung GOR di Jalan Merdeka dan bagaimana kelanjutan pembangunan Stadion Sangnaualuh, dijelaskan secara singkat.
Wakil Ketua DPRD itu berkenan memberi tandatangan di atas secarik kertas yang disodorkan, Cavin Tampubolon, kemudian pengunjukrasa beranjak dengan tertib menuju Kantor Wali Kota Pematangsiantar. (D1/c)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru