Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Lima Ribu Ekor Anjing Divaksin Rabies di Simalungun

Redaksi - Senin, 21 Agustus 2023 14:43 WIB
520 view
Lima Ribu Ekor Anjing Divaksin Rabies di Simalungun
(Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang)
Kepala Bidang Peternakan Distan Simalungun, Drh Resna Siboro 
Simalungun (harianSIB.com)
Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Simalungun masih gencar menyuntikkan vaksin rabies terhadap hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan kera. Selama 7 bulan terakhir, sudah divaksin sekira 5 ribu ekor anjing.

Kepala Bidang Peternakan Distan Simalungun, Drh Resna Siboro, mengatakan, vaksinasi bertujuan untuk mencegah penyebaran virus rabies.

"Stok vaksin masih tersedia. Hampir seluruh kecamatan sudah kita datangi untuk penyuntikan vaksin terhadap hewan penular rabies," kata Resna, Senin (21/8/2023).

Pihaknya turun ke kecamatan menyikapi informasi berkembangnya virus rabies. Katanya, ada 5 warga Kabupaten Simalungun meninggal dunia sejak awal 2023 hingga pertengahan Agustus 2023, diduga karena digigit anjing yang terinfeksi rabies.

"Kelima warga yang meninggal bertempat tinggal di Jorlanghataran, Bage, Doloksilau, Tanahjawa dan Siborna. Kita berharap tidak muncul lagi hal serupa," urainya.

Menurut Resna, pengadaan vaksin rabies ditampung di APBD. Kemudian, mendapat bantuan dari provinsi dan pusat. Bahkan, sejumlah masyarakat melakukan swadaya untuk pengadaan vaksin.

"Ya, ada swadaya masyarakat seperti di Tanahjawa dan Hatonduhan. Dinas Pertanian tinggal menyuntikkan vaksin. Kita juga siapkan blanko surat keterangan bahwa hewan tersebut sudah divaksin," ujarnya.

Ia menjelaskan, kurang lebih seribu ekor anjing telah divaksin rabies di Kecamatan Raya, seribu ekor di Dologmasagal, 200 ekor di Rayakahean, 300 ekor di Tanahjawa, 150 ekor di Panei, 500 ekor di Dolokpardamean, 150 ekor di Sidamanik.

Kemudian, sebanyak 300 ekor di Kecamatan Siantar, 100 ekor di Bandarhuluan, 500 ekor di Purba, 300 ekor di Haranggaol Horison, 150 ekor di Silimakuta, 150 ekor di Pamatangsilimakuta dan 200 ekor di Doloksilau.

Resna juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk penekanan kasus rabies. Ia meminta agar hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies segera diikat atau dikandangkan.

"Pelihara hewan peliharaan dengan baik. Sebaiknya dirantai atau dikandangkan serta diberi makanan yang cukup," katanya. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru