Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Februari 2026

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Labusel Banjir

Redaksi - Rabu, 27 Desember 2023 15:43 WIB
425 view
Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Labusel Banjir
Foto: harianSIB.com/Rudi Afandi Simbolon
Sungai Barumun Kotapinang: Debit air sungai Barumun Kotapinang tinggi menggenangi hingga ke pemukiman warga yang berada di ping
Kotapinang (harianSIB.com)
Sejumlah daerah di empat kecamatan di Kabupaten Labusel, terendam banjir, akibat dalam sepekan terakhir Sungai Barumun meluap.
Besarnya debit air sungai dipicu tingginya curah hujan, terlebih di kawasan hulu, yakni Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kabupaten Padang Lawas.
Informasi yang dihimpun wartawan, Rabu (27/12/2023), di Kecamatan Torgamba, banjir meliputi pemukiman dan perkebunan warga di Desa Rasau, Desa Teluk Rampah, Desa Asam Jawa, Desa Pangarungan, dan Desa Bunut. Sedangkan di Kecamatan Kotapinang, air dengan ketinggian hingga 1 meter merendam sejumlah pemukiman dan kebun-kebun masyarakat di Desa Pasir Tuntung, Kelurahan Kotapinang, dan Desa Sisumut.
Banjir juga merendam sejumlah pemukiman dan lahan pertanian warga di Kecamatan Kampungrakyat, diantaranya di Desa Air Merah, Desa Tanjung Medan, Desa Telukpanji Bom, dan Desa Tanjung Mulia. Kemudian di Kecamatan Sungaikanan, banjir akibat meluapnya Sungai Kanan menggenangi pemukiman masyarakat di Lingkungan Labuhan, Kelurahan Langgapayung.
Selain menggenangi pemukiman, air sungai juga membanjiri badan jalan, sehingga akses lalu lintas masyarakat terganggu. Kondisi itu seperti yang terpantau di Dusun Lubuk Panjang, Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang.
“Kemarin masih bisa panen, kalau sekarang sudah nggak bisalah. Air setinggi lebih dari 1 meter menggenangi kebun, jadi kami nggak bisa memanen kelapa sawit,” kata Robi petani warga Dusun Lubuk Panjang.
Junaidi (41) warga terdampak banjir di Lingkungan Labuhan, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang mengatakan, sejak dua hari lalu sudah menyimpan perkakas rumah ke tempat yang lebih tinggi. Meski tidak mengungsi, dia mengaku terpaksa tidur di rumah tetangga yang tidak terkena banjir dan pagi kembali ke rumah.
“Kalau melihat cuacanya setiap hari hujan, sepertinya banjir ini akan semakin tinggi. Kami warga di sini berharap ada bantuan makanan dari Pemkab, karena sekarang kami sudah nggak bisa cari makan lagi,” kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Labusel, Ismail Sawito yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini sudah dilakukan upaya tanggap darurat di sejumlah daerah terdampak banjir. Menurutnya, saat ini baru warga Dusun Paya Bomban, Desa Pasir Tuntung, Kecamatan Kotapinang, yang sudah mengungsi, karena rumahnya terendam air.
“Warga Dusun Paya Bomban mengungsi di masjid. Kami sudah mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum di lokasi tersebut. Selain itu, posko kesehatan sudah didirikan di setiap lokasi banjir. Sedangkan perahu karet disiagakan di Desa Rasau, Kecamatan Torgamba,” katanya.
Dia pun mengimbau warga tetap waspada, karena kondisi cuaca masih ekstrem. Menurutnya, warga dapat berkoordinasi dengan kepala lingkungan atau kepala desa jika dibutuhkan tindakan tanggap bencana,” katanya. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru