Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Sejumlah Warga Pernah Tersengat, Sarang Lebah Dibasmi Petugas Damkar Taput

Redaksi - Jumat, 19 Januari 2024 16:55 WIB
284 view
Sejumlah Warga Pernah Tersengat, Sarang Lebah Dibasmi Petugas Damkar Taput
(Foto Dok/Petugas Damkar)
Semprot Air: Petugas Damkar Kabupaten Taput menyemprotkan air untuk memusnahkan sarang lebah berukuran besar di ranting pohon mangga di belakang rumah warga Desa Hutatoruan IV, Kecamatan Tarutung, Rabu, (17/1). 
Tapanuli Utara (SIB)
Sebuah sarang lebah di ranting pohon mangga yang berada di belakang rumah salah satu warga Desa Hutatoruan IV, Kecamatan Tarutung dimusnahkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Rabu (17/1). Pasalnya keberadaan sarang lebah tersebut meresahkan warga di sekitar.
Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Satpol PP), Rudi Sitorus saat dihubungi SIB, Kamis (18/1) mengatakan, pihaknya membasmi sarang lebah itu setelah mendapat laporan dari warga tentang adanya sarang lebah dekat pemukiman yang telah meresahkan warga.
Menurutnya, tim Damkar Kabupaten Taput langsung turun ke lokasi melakukan pemusnahan sarang lebah tersebut sehingga lebah-lebah tersebut tidak ada lagi di sarangnya.
"Pemusnahan dilakukan dengan menembakkan air bercampur deterjen ke sarang lebah. Kami dari Damkar langsung mengeksekusi dan para petugas pun menggunakan perlengkapan khusus. Sebelum penyemprotan, petugas meminta warga sekitar untuk menghentikan kendaraan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Rudi Sitorus.
Pihaknya mengimbau warga untuk segera menghubungi petugas jika kembali menemukan sarang lebah yang meresahkan.
Informasi yang dihimpun SIB, sudah ada empat warga yang menjadi korban sengatan lebah itu. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Salah warga bernama Iyos kepada wartawan mengatakan, dirinya dan orang tuanya juga pernah tersengat lebah saat berkendaraan.
"Rasanya sakit sekali, membuat saya dan orang tua saya terpaksa pergi berobat ke Rumah Sakit (RS) Tarutung. Di sana kami dirawat sekitar beberapa jam, puji Tuhan kami sudah sehat," ujar Iyos. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru