Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Pengamat Ingatkan Wali Kota Harus Optimalkan Terminal Tanjungpinggir Pematangsiantar

Redaksi - Minggu, 28 Januari 2024 17:09 WIB
274 view
Pengamat Ingatkan Wali Kota Harus Optimalkan Terminal Tanjungpinggir Pematangsiantar
Foto: Ist/harianSIB.com
Terminal Tanjungpinggir Pematangsiantar
Pematangsiantar (SIB)
Pengamat Transportasi dari Lembaga Study Advokasi Transportasi Sumatera Utara (Sumut), Sukrinaldi prihatin terhadap pengoperasian Terminal Tipe A Tanjungpinggir yang hingga kini tidak dioptimalkan. Padahal terminal yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 9 Februari 2023 lalu itu sangat penting untuk mendorong kemajuan Kota Pematangsiantar sekaligus mengurai kemacetan di inti kota.
“Itu sudah pernah saya congkel masalah itu, gara-gara banyak angkutan ngetem di kota untuk mengambil sewa. Tapi, memang sudah terkondisikan, saya sudah melihat ada beberapa armada yang dikelola pemerintah di situ (terminal), cuman tidak optimal. Hari itu, sempat bapak lihat, diarahkan gitu lo pak. Dituntun, sudah dituntun Dinas Perhubungan di persimpangan jalan arah ke luar kota (Sinaksak-red) untuk masuk ke situ (Terminal Tanjungpinggir). Sementara, angkot-angkot masih ada juga yang ngetem di inti kota. Maunya, semua pihak menyadari pentingnya terminal itu," kata Sukrinaldi saat diwawancarai SIB via telepon, Jumat (26/1).
Diungkapkannya, banyak terminal yang tidak dioptimalkan karena berbagai alasan. Padahal, pemerintah pusat sudah mengucurkan anggaran yang begitu besar untuk menghadirkan terminal terpadu di Kota Pematangsiantar.
"Entah kenapa ya. Semua terminal itu, malah tidak dioptimalkan dengan berbagai macam alasan. Alasannya, penumpang tidak ada yang mau naik dan turun di situ (Terminal Tanjungpinggir), karena jauh," beber Sukrinaldi.
Melihat kondisi itu, Sukrinaldi menyarankan agar pasar-pasar yang ada di pusat Kota Pematangsiantar, dialihkan sebagian ke dekat Terminal Tanjungpinggir. Sehingga, tujuan orang masuk ke terminal, memiliki sasaran lain, bakan hanya transit. Terminal sebaiknya ditambah fasilitas seperti pusat perbelanjaan, loket dan tempat parkir armada sehingga, kendaraan tidak menumpuk di pusat kota.
"Inti sarinya, seluruh pejabat serius berupaya mengoptimalkan (terminal) itu. Dengan cara, memfasilitasi apa-apa saja yang harus diadakan di situ, untuk menarik semangat masyarakat. Misalnya, setiap armada angkutan harus melalui terminal terpadu. Karena apa? Mengatasi kemacetan di jalan, karena sudah naikkan (penumpang) di sembarang (tempat). Atau, dibuat pool-pool di pinggir jalan, yang repot pemerintah juga," kata Sukrinaldi sembari mengingatkan pengusaha angkutan untuk mengikuti aturan.
Menurutnya, pemerintah daerah harus serius mengelola sarana dan prasarana yang ada di Kota Pematangsiantar.
"Wali kota berperan dalam menata itu. Jadi, kita jangan menerapkan Perda, tapi kita juga enggak memberikan solusi kepada masyarakat pengguna jalan, difasilitasi lah mereka. Begitu juga supir, kalau gak ada sewa, ngapain gue masuk katanya. Berartikan, semua itu berperan, baik masyarakat, sosialisasinya juga harus jelas, kan gitu," pungkas Sukrinaldi. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru