Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Kelapa Genjah Hijau Komoditi Unggulan Labuhanbatu, Hak Patennya Segera Disidangkan di Jakarta

Redaksi - Jumat, 22 Maret 2024 19:41 WIB
242 view
Kelapa Genjah Hijau Komoditi Unggulan Labuhanbatu, Hak Patennya Segera Disidangkan di Jakarta
(Foto: Dok/Diskominfo)
SUPERVISI KELAPA GENJAH HIJAU: Kadis Pertanian Labuhanbatu H Agus Salim Ritonga (3 kiri), Kepala Badan Litbang Zuhri Nasution MSi (kanan), Kabid Kesmas Dinkes Friska E Simanjuntak MKes (4 kanan) foto bersamaDr Ir Ismail Mas Kromo MSi dari Ditjen
Labuhanbatu (SIB)
Kelapa Genjah Hijau merupakan produk unggulan pertanian yang dimiliki Kabupaten Labuhanbatu. Kelapa yang berasal dari Desa Merantipaham dan Desa Cintamakmur Kecamatan Panai Hulu itu bisa dibudidayakan di pekarangan rumah hingga menghasilkan banyak buah.
"Varietas unggul kelapa genjah hijau adalah galur (sejenis) hasil pemuliaan yang mempunyai satu atau lebih keunggulan khusus, seperti potensi hasil tinggi, tahan hama, tahan terhadap penyakit, toleran terhadap cekaman lingkungan dan mutu yang lebih baik," kata Plt Bupati Labuhanbatu Hj Ellya Rosa Siregar, pada Supervisi Calon Varietas Unggul Kelapa Genjah Hijau Erabolo Labuhanbatu, di Aula Dinas Pertanian Labuhanbatu, Rabu (20/3).
Menurut Hj Ellya Rosa pada laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat serta penyediaan lapangan pekerjaan, perkembangan luas areal perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu, masih didominasi komoditas kelapa sawit dan karet, karena masih diminati masyarakat.
“Data dari Kementerian ATR/BPN menunjukkan luas tanaman perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu lebih kurang 211,45 hektar atau 90% dari luas Kabupaten Labuhanbatu. Perkebunan terdiri dari kelapa sawit, karet, kelapa, kakao, pinang dan aren. Perkebunan sawit dan karet sebagian besar milik badan usaha. Hal ini menggambarkan bahwa Labuhanbatu merupakan daerah yang cocok untuk tanaman perkebunan," sebutnya.
Dia juga menjelaskan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu H Agus Salim Ritonga SP telah membuat inovasi menanam kelapa genjah hijau dan akan disidangkan untuk hak patennya secara nasional di Jakarta.
"Mudah-mudahan inovasi yang dilakukan Kadis Pertanian Labuhanbatu ini mendapat respon dari pemerintah pusat. Mari kita berdoa agar inovasi yang dilakukan dapat terwujud dengan baik," harapnya.
Menanggapi pernyataan Pj Bupati itu, H Agus Salim Ritonga menjelaskan. untuk memperoleh pengakuan terhadap produk unggulan ini, banyak proses yang telah dilalui Dinas Pertanian dan Badan Penelitian Provinsi Sumut. "Nama kelapa Genjah Hijau disetujui Bupati Labuhanbatu pada Oktober 2023. Jadi mungkin nama kelapa ini nggak bisa dirubah lagi karena telah memiliki SK menteri, termasuk pemiliknya," sebut Agus Salim.
Dia menambahkan, di bulan April mendatang akan dilakukan sidang pelepasan kelapa Genjah Hijau di Jakarta."Mungkin dalam bulan April ini kita akan mengikuti sidang hak patennya," kata Kadis Pertanian.
Ritonga optimis komoditi kelapa Genjah Hijau akan mengangkat nama Kabupaten Labuhanbatu sejajar dengan daerah lain yang memiliki varietas unggulan, sehingga diharapkan bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat Labuhanbatu.
Dr Ir Ismail Mas Kromo MSi dari Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian di kesempatan itu mengatakan, sudah selayaknya kelapa Genjah Hijau disidangkan karena benar-benar varietas yang unggul. "Tidak butuh waktu lama, Genjah Hijau Erabolo Labuhanbatu mampu berbuah pada usia satu sampai dua tahun. Benar-benar varietas unggul," sebut Ismail.
Dijelaskannya, pencapaian bibit unggul ini merupakan kerjasama pemerintah daerah Kabupaten Labuhanbatu dengan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Medan dengan Badan Riset Inovasi Nasional.
"Kelapa Genjah Hijau memiliki waktu dan tempat observasi di Desa Merantipaham dan Desa Cintamakmur Kecamatan Panai Hulu Labuhanbatu serta di Kecamatan Pantaicermin Kanan Kabupaten Serdangbedagai Sumatera Utara," kata Ismail.
Anggota tim penilai Pelepasan Varietas Balai Besar Pertanian Sumut, Dr Rasidin juga mengatakan persentase proposal pelepasan varietas kelapa Genjah Hijau sudah selayaknya disidangkan.
Supervisi tersebut diikuti Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Sarimpunan Ritonga, Asisten Umum Zaid Harahap SSos, Kepala Badan Litbang Zuhri Nasution MSi, Kaban Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Salman Alfarisi Rambe SSos, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Drs Zainuddin Siregar, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Friska E Simanjuntak MKes dan para pejabat Dinas Pertanian Labuhanbatu. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru