Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 05 September 2026

Lima Tim Unggulan Melaju ke Babak Final Perebutkan Juara OlympiAR 2024

Redaksi - Sabtu, 06 April 2024 20:52 WIB
684 view
Lima Tim Unggulan Melaju ke Babak Final Perebutkan Juara OlympiAR 2024
Foto: Dok/PTAR
Batangtoru (SIB)
Setelah melewati proses penjurian yang ketat dan menyingkirkan ratusan tim se-Indonesia, lima tim terbaik masing-masing satu tim dari Universitas Jenderal Soedirman, dua tim dari Institut Teknologi Bandung, satu tim dari UPN Veteran Yogyakarta dansatu tim dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta melaju kebabak final untuk memperebutkan juara Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2024 yang akan digelar di Yogyakarta tanggal 4 Mei 2024.

Hal itu dikatakan Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio kepada wartawan Jumat (5/4). OlympiAR katanya merupakan ajang yang disediakan perusahaan untuk membantu mahasiswa se-Indonesia mengejar kedalaman pengetahuan bidang pertambangan berkelanjutan serta mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan potensi diri.

Memasuki babak final tambah Ruli , para peserta diberikan waktu 20 hari untuk mempersiapkan materi presentasi mengenai Further Exploration Design, Metalurgical , Processing Conceptual, dan Environmental Conceptual dan Impact dari data Geokimia di prospek Barani.

Menurut Ruli, OlympiAR merupakan kompetisi bergengsi yang menyasar mahasiswa jurusan Tambang, Geologi, Teknik dan Ilmu Lingkungan se-Indonesia. Kompetisi itu telah dua kali digelar PT Agincourt Resources (AR), sebagai pengelola Tambang Emas Martabe, bekerja sama dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI).

Pada OlympiAR 2024 kali ini tim pemenang bakal membawa pulang hadiah ratusan juta rupiah. Tidak hanya itu, pemenang pertama juga memperoleh kesempatan magang tiga bulan penuh dan dibiayai oleh Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan OlympiAR kali ini sangat menarik karena selain dari Yogyakarta, banyak tim dari Sumatera berani mendaftarkan diri untuk unjuk kemampuan di antaranya dari Universitas Syiah Kuala, USU, Universitas Bangka Belitung, Universitas Jambi, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Lampung.

“Tahun ini ada peningkatan signifikan jumlah peserta yang mendaftar di OlympiAR sebesar 150% dibandingkan OlympiAR 2022. Setelah lolos proses validasi yang ketat, 161 tim dari 28 universitas berhasil mengikuti babak pertama OlympiAR 2024. Hingga babak kedua, tim dari Universitas Syiah Kuala sebagai perwakilan peserta dari Sumatera berhasil lolos dalam 20 besar,” ujar Katarina

Menurutnya, OlympiAR perdana tahun 2022 diikuti 72 tim dari 26 universitas di Indonesia. Tim Magsite dari Universitas Diponegoro berhasil meraih juara I, disusul juara II tim Sylvite dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juara III diraih tim Enargite dari UPN Veteran Yogyakarta.

Olympi AR tambah Katarina adalah bagian dari E-Coaching Jam (ECJ) Agincourt Resources. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender (**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru