Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

Keturunan Guru Patimpus Sembiring Pelawi Silaturahmi dengan Nikson Nababan

Firdaus Peranginangin - Jumat, 17 Mei 2024 14:48 WIB
680 view
Keturunan Guru Patimpus Sembiring Pelawi Silaturahmi dengan Nikson Nababan
(Foto: Dok/Firdaus)
SILATURAHMI: Sejumlah tokoh Karo dari marga Sembiring Pelawi yang berasal dari garis keturunan Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang merupakan pendiri Kota Medan, bersilaturahmi dengan mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan, Kamis malam (16/5/2
Medan (harianSIB.com)
Sejumlah tokoh Karo dari marga Sembiring Pelawi yang berasal dari garis keturunan Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang merupakan pendiri Kota Medan, bersilaturahmi dengan mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan, Kamis malam (16/5/2024), di Medan.


Silaturahmi ini dikaitkan dengan rencana peluncuran buku Guru Patimpus, yang akan digelar akhir Juni 2024 dan diharapkan kehadiran Nikson Nababan yang mereka anggap salah satu tokoh yang berhasil memimpin Kabupaten Taput selama dua periode.


Menurut seorang keturunan Guru Patimpus, Maria Br Sembiring Pelawi, peluncuran buku tersebut nantinya dirangkaikan dengan pagelaran budaya khas suku Karo dan direncanakan dihadiri berbagai tokoh dan undangan.


Nikson Nababan dalam pertemuan itu, menyambut baik undangan keturunan Guru Patimpus dan berjanji hadir sebagai bentuk penghargaan akan keteladanan serta jasa-jasa tokoh Karo yang merupakan pendiri Kota Medan tersebut.


Nikson juga mengaku sangat bangga terhadap suku Karo dan semasa kuliah di Medan banyak bergaul dan berteman baik dengan suku Karo, seperti Cory Br Sebayang (Bupati Karo), sehingga dirinya banyak belajar bahasa Karo.


Bahkan selama memimpin Taput, meskipun masyarakatnya mayoritas suku Batak Toba, Nikson mempercayakan sejumlah jabatan kepada ASN dari suku Karo, seperti Hendrik Taruna Surbakti, salah satu pejabat eselon II atau kepala dinas.


Di bagian lain penjelasannya, Nikson juga menyinggung keberadaan Tanah Karo sebagai salah satu pusat penyediaan bahan pangan untuk Sumut, harus dikelola secara baik dengan memperhatikan pemasaran hasil produksi pangan dan kesejahteraan petani.


Di samping itu, katanya, potensi agrobisnis dan wisata di Karo, harus dikemas dalam konsep agrowisata yang menarik dan berkelanjutan dengan berkolaborasi para stakeholder.


Berkaitan dengan itu, ujar Nikson, pihaknya berharap hubungan dengan warga Karo tetap terjaga dengan baik. Apalagi sama-sama etnis yang tumbuh dan besar di Sumut, sehingga harus terus saling merajut kebersamaan.


Dalam kesempatan itu, Nikson juga menyampaikan visinya membangun Sumut ke depan, jika nantinya rakyat memberi amanah, dengan visi Provinsi Sumut yang Berdikari dan Berkepribadian, dengan misi pembangunan pendidikan, infrastrukur, kesehatan, pertanian, ekonomi dan sosial budaya.(**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru