Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Maret 2026

Satgas TMMD 120 Kodim 0211/TT Berbaur dengan Rakyat Bangun Daerah Terisolir di Pondok Batu Sarudik

Caong Tobing - Sabtu, 18 Mei 2024 16:10 WIB
817 view
Satgas TMMD 120 Kodim 0211/TT Berbaur dengan Rakyat Bangun Daerah Terisolir di Pondok Batu Sarudik
(Foto: Dok/Ist)
GOTONG ROYONG: Kegiatan gotong royong masyarakat dengan TNI dan Polri di lokasi pembukaan jalan baru di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapteng, Sumatra Utara.
Tapteng (harianSIB.com)
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan sekadar simbol. Realita manunggal itu terlihat sangat kental dalam pelaksanaan pembangunan daerah terisolir di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD, berbaur akrab dengan masyarakat setempat di lokasi TMMD 120 Kodim 0211/TT. Mereka terlihat solid dan kompak bergotongroyong membuka jalan baru. Bercengkrama, bertukar ide sambil ngopi dan makan bersama di lokasi sasaran.

Komandan Satgas TMMD 120 Kodim 0211/TT, Letkol Inf Jon Patar Banjarnahor, menegaskan kedekatan TNI dengan rakyat harus terus dibangun dan dipelihara. Sebab, kebersamaan TNI dengan rakyat merupakan rohnya TMMD.


"Saya ingatkan kembali, seluruh Satgas TMMD harus tetap aktif bersilaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dan akrab dengan masyarakat," kata Dandim 0211/TT, Letkol Inf Jon Patar Banjarnahor, Sabtu (18/5/2024).



GOTONG ROYONG: Prajurit TNI bersama masyarakat gotong royong membuka jalan baru, di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. (Foto: Dok/Ist)

Sehingga, katanya, kegiatan TMMD berjalan dengan lancar dan maksimal sesuai dengan harapan semua pihak melalui program kegiatan TMMD 120 Kodim 0211/TT.

Perwira lulusan Akademi Militer tahun 2003 itu pun, mengapresiasi kedekatan anggotanya yang tergabung dalam satgas TMMD dengan rakyat. Bahkan, menurutnya, Satgas harus bisa seperti keluarga sendiri bagi warga sekitar.

Selain untuk bersosialisasi, komunikasi dengan warga merupakan salah satu bentuk menyerap aspirasi dari warga. Sehingga, pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama 30 hari dapat terwujud sesuai aspirasi masyarakat. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru