Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Maret 2026

Banjir Rob di Jalan Damai Ujung, Ini Kata Ketua DPRD Sibolga

Caong Tobing - Minggu, 26 Mei 2024 17:06 WIB
530 view
Banjir Rob di Jalan Damai Ujung, Ini Kata Ketua DPRD Sibolga
Foto: Dok/SIB/Chaong Tobing
Ketua DPRD Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik.
Sibolga (harianSIB.com)
Banjir rob yang melanda pemukiman warga di Jalan Sutan Bungaran Panggabean atau lebih dikenal Jalan Damai, Sabtu (25/5/2024) lalu, menarik perhatian Ketua DPRD Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik.

"Tentu saja, kita prihatin dengan kondisi tersebut. Banjir rob di Jalan Damai ujung ini sering melanda ketika air laut pasang. Kita akan turun meninjau lokasi," kata Akhmad Syukri kepada wartawan, usai menyampaikan visi dan misi di Partai Gerindra Sibolga, Sabtu (25/5/2024).

Dikatakan, kalau ada drainase yang mampet, pihaknya akan minta Pemko Sibolga melalui Dinas LHKP untuk memperbaiki dan melancarkan drainasenya.


Banjir rob menggenangi Jalan Damai ujung arah laut di Kecamatan Sibolga Selatan, yang akan ditinjau Ketua DPRD Sibolga, dalam waktu dekat. (Foto: Dok/SIB/ Chaong Tobing)

Kemudian, kalau nanti ditemukan ada penutupan permanen di kawasan tersebut, pihaknya akan minta Dinas PUPR Sibolga segera mengatasinya melalui anggaran biaya perawatan.

"Kalau memang ada anggaran untuk biaya perawatan, kita langsung perintahkan untuk dikeluarkan memperbaiki kawasan tersebut," kata Akhmad Syukri.

Balon Wali Kota Sibolga itu mengatakan, sebelumnya akan ditinjau terlebih dahulu untuk mengetahui masalahnya, sehingga bisa dicarikan solusi yang terbaik.

"Kita akan memanggil Kadis PUPR dan LHKP Sibolga untuk turun bersama meninjau kawasan yang sering dilanda banjir rob tersebut," katanya.

Dia pun mengungkapkan, beberapa bulan lalu ketika banjir besar melanda Kelurahan Aek Muara Pinang, ia langsung turun meninjau. Dan diketahui persoalan tersebut karena drainase yang tidak lancar.

"Banyak saluran air yang zigzag, sehingga air tidak mengalir dengan baik dan lancar. Persoalan lainnya, lokasi bencana merupakan wilayah perbatasan antara Kota Sibolga dengan Kabupaten Tapanuli Tengah," katanya.

Sebelumnya, warga setempat menjelaskan banjir rob sering melanda kawasan tersebut ketika air laut mengalami pasang, sehingga aktivitas warga menjadi terganggu.

Apalagi anak sekolah, terpaksa buka sepatu dan menggulung celana agar bisa menyeberangi jalan yang telah digenangi air setinggi 30-40 cm.

"Para lansia pun mengeluh karena terhalang dan sulit berjalan melalui kawasan banjir dan berharap wartawan SIB yang kebetulan rumahnya berada tak jauh dari lokasi banjir tersebut untuk memberitakannya agar ada perhatian dari Pemerintah Kota Sibolga," kata warga bermarga Hutagalung dan boru Simatupang kepada SIB, Sabtu (25/5/2024).

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sibolga, Arif Rahman Tanjung ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas informasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru