Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

Tiga Orang Narasumber Hadir pada Study Meeting DPC GAMKI Simalungun

Bambang J Sitanggang - Minggu, 26 Mei 2024 22:59 WIB
843 view
Tiga Orang Narasumber Hadir pada Study Meeting DPC GAMKI Simalungun
(Foto SIB/Bambang J Sitanggang)
Paparan : Tiga narasumber, Tuahta Aloysius Saragih, Abetnego Tarigan, Radiapoh Hasiholan menyampaikan paparannya pada acara "study meeting" di Balei Harungguan Djabanten Damanik Pamatang Raya, Sabtu (25/5/2024).
Sementara itu Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dalam paparannya mengajak para siswa SMA/SMK selaku generasi muda penerus bangsa agar rajin belajar menimba ilmu. Karena untuk mencapai kesuksesan itu dibutuhkan proses panjang. "Anak-anak sekalian harus mau belajar dengan orang-orang pintar dan senantiasa berinteraksi dengan komunitas lain," sebut bupati.


Pemaparan terakhir disampaikan Deputi II KSP Bidang Pembangunan Manusia Abetnego Tarigan. Dalam paparannya Abetnego mengambil judul menuju generasi Simalungun Emas 2045.


Disampaikan Tarigan, menuju generasi Simalungun emas 2045, tentunya dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) unggul. Berdasarkan bonus demografi Kabupaten Simalungun, bahwa penduduknya sebanyak 1.003.727 jiwa.


Dilihat dari kelompok umur persentase penduduk usia 0-14 tahun sebesar 24,51 persen, 15-64 tahun sebesar 68,42 persen dan usia 65 tahun ke atas sebesar 7,07 persen yang berarti jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk usia non produktif. Kondisi inilah yang dimaksud dengan bonus demografi baik bagi Indonesia secara umum begitu juga Kabupaten Simalungun.


Namun jika bonus demografi tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan membawa dampak buruk terutama masalah sosial seperti kemiskinan, kesehatan yang rendah, pengangguran dan tingkat kriminalitas yang tinggi.


Lebih lanjut disampaikan Abetnego, menuju tahun 2045, Simalungun berada dalam era bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan penduduk non produktif.


Dianya berpendapat tugas bersama kita saat ini adalah bagaimana mempersiapkan generasi muda dengan memiliki kemampuan kompetensi yang baik, karakter yang kuat, mandiri dan mampu sejajar dengan negara maju lainnya dan memiliki tingkat intelektual serta fisik yang dibutuhkan Indonesia ke depan di tahun 2045.


Oleh karenanya hendaknya seluruh generasi muda Simalungun khususnya yang terhimpun dalam GAMKI dapat terus meningkatkan produktivitas intelektualnya, kepekaan sosial dan spiritualitas individu guna memberikan peran signifikan dalam pembangunan.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru