Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Februari 2026

Pemkab Madina Berhasil Tekan Stunting Hingga 13,5%

Robert Nainggolan - Jumat, 07 Juni 2024 19:29 WIB
338 view
Pemkab Madina Berhasil Tekan Stunting Hingga 13,5%
(Foto : Dok/Diskominfo)
Wabup Madina Atika Azmi Utammi saat menyampaikan kata sambutannya di acara Penilaian Stunting Kabupaten Madina, di Aula Kantor Bupati Madina, d Kamis (6/6/2024).
Mandailing Natal (harianSIB.com)
Pemkab Mandailing Natal (Madina) berhasil turunkan angka stunting secara dramatis hingga 13,5% dibawah angka target nasional yakni 14% atas penilaian kinerja penekanan stunting tahun 2023.

Penurunan angka stunting ini disampaikan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi dalam sambutan acara Penilaian Stunting Kabupaten Madina, di Aula Kantor Bupati Madina, Kamis (6/6/2024).

Wabup Atika mengakui dia dan seluruh jajaran sudah bekerja keras dalam menekan stunting hingga 13,5% dari yang sebelumnya tahun 2021 angka stunting 47,7%.

"Di tahun 2022 Madina berhasil menekan stunting hingga meraih peringkat ke tiga dari 33 kabupaten/kota se- Sumatera Utara, di tahun 2023 kembali berhasil menurunkan angka stunting dengan drastis menjadi 34,2%," tuturnya.

Atika menyampaikan capaian penekanan angka stunting ini berkat komitmen bersama dalam menjalankan berbagai program diantaranya melalui kolaborasi terintegrasi berbagai stakeholder, pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting, peningkatan anggaran terhadap tagging program/kegiatan percepatan penurunan stunting dan penetapan lokus berdasarkan 64 indikator.

Selain itu, mendata keluarga berisiko stunting dan masyarakat miskin ekstrem, melaksanakan kampanye dan komunikasi perubahan perilaku yang berkelanjutan di Madina, melakukan penguatan peran organisasi keagamaan dalam komunikasi perubahan perilaku untuk penurunan stunting.

"Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi atas kerja kerasnya, ini kerja keras kita semua bukan hanya kerja bupati dan wakil bupati saja," tutup Atika sambil berharap seluruh pihak terkait tetap aktif hingga mencapai target 14 persen sesuai standar nasional di akhir 2024. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru