Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Maret 2026

Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Tangkap Bandar Narkoba di Leidong

Regen Silaban - Jumat, 21 Juni 2024 20:52 WIB
1.333 view
Masyarakat Tagih Janji Kapolsek Tangkap Bandar Narkoba di Leidong
(Foto: Dok/Her)
Sekjen BKM Masjid Jami Tanjung Leidong, Albert Saragih (kiri). Sekretaris AMPG Kualuh Leidong, M Parulian Panjaitan (kanan).
Tanjung Leidong (harianSIB.com)
Masyarakat Tanjung Leidong menagih janji Kapolsek Kualuh Hilir untuk menangkap bandar narkoba yang ada di Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Pasalnya, Kapolsek Kualuh Hilir AKP Ilham Harahap sudah berjanji menggerebek tempat terduga bandar sabu yang ada di Tanjung Leidong. Janji itu disampaikan pada saat forum pertemuan antar lintas elemen masyarakat tingkat Kelurahan Tanjung Leidong pada Rabu, 12 Juni 2024 lalu, menyikapi permasalahan peredaran narkoba yang semakin merajalela di daerah tersebut.

"Sudah lebih seminggu dari janji Kapolsek AKP Ilham Harahap di hadapan berbagai elemen masyarakat, bahwa ingin menghabisi, menangkap bandar sabu khususnya di Tanjung Leidong ini. Namun sampai saat ini belum ada terwujud," kata Albert Saragih, Sekjen BKM Masjid Jami Tanjung Leidong, bersama M Parulian Panjaitan Sekretaris AMPG Kualuh Leidong, ketika ditemui harianSIB.com, Jumat (21/6/2024).

Padahal, kata Albert, informasi tempat transaksi narkoba serta nama-nama pelaku terduga bandar sabu yang ada di Tanjung Leidong sudah disampaikan ke kepolisian Polsek Kualuh Hilir.

"Pada saat pertemuan itu, beberapa inisial nama terduga bandar sabu juga sudah kami sampaikan ke Kapolsek. Beserta titik-titik lokasi yang menjadi tempat transaksi narkoba. Semuanya itu merupakan warga Tanjung Leidong dan tempatnya juga di Tanjung Leidong ini," ucap Albert.

Kemudian, M Parulian mengatakan, desakan warga sudah sangat banyak muncul kepada kepolisian Polsek Kualuh Hilir agar dapat memberantas narkoba di Tanjung Leidong. Dan atas dasar inisiatif masyarakat sendiri, beberapa kali melakukan pertemuan dan menjalin komitmen bersama untuk memberikan dukungan kepada kepolisian untuk memberantas narkoba di Leidong.

Bahkan, lanjut Parulian, masyarakat juga sudah pernah menyampaikan ke kepolisian bahwa warga berniat dan siap mengumpulkan uang Rp10 ribu setiap KK se-Tanjung Leidong untuk diberikan ke Polsek Kualuh Hilir agar bisa membantu polisi dalam operasional penangkapan bandar narkoba tersebut.

"Artinya, niat masyarakat itu menunjukkan bentuk dukungan warga secara penuh kepada kepolisian supaya tidak gentar memberantas narkoba terkhusus di Tanjung Leidong ini," tandas Parulian.

Sementara dampak buruk narkoba, katanya, sudah sangat banyak ditemui di Leidong. Seperti aksi pencurian marak terjadi, kenakalan remaja hingga rusaknya masa depan generasi muda karena kecanduan akibat penyalahgunaan narkoba.


"Kita mendengar semalam ada pengedar sabu ditangkap, tetapi di Teluk Pulai bukan di Tanjung Leidong ini. Hal ini patut kita apresiasi, namun warga inginkan bandar narkobanya juga tertangkap, terlebih lagi terduga bandar narkoba yang ada di Tanjung Leidong ini. Mengingat kantor Polsek Kualuh Hilir juga di Tanjung Leidong ini," sambung Albert.

Sebagai perwakilan masyarakat Tanjung Leidong, Albert dan Parulian berharap, kepolisian harus serius menyikapi situasi peredaran narkoba dan dapat mengungkap serta menangkap bandar narkoba yang selama ini beroperasi di Tanjung Leidong.

"Sebagai masyarakat kami sudah berupaya membentengi diri dan keluarga. Namun jika masih merajalela peredaran narkoba ini, sampai kapan kami mampu. Untuk itu, sampai saat ini kami masih menagih janji Kapolsek Kualuh Hilir agar menangkap bandar narkoba di Leidong ini. Kami minta polisi jangan gentar, masyarakat mendukung," pungkas Albert dan Parulian dengan penuh harapan.

Sementara itu, Kapolsek Kualuh Hilir AKP Ilham Harahap, belum bisa dimintai keterangannya menyikapi desakan warga tersebut. Pesan singkat yang dilayangkan juga tidak berbalas meskipun sudah terkirim. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru