Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Bawaslu Tebingtinggi Awasi Kerja Pantarlih

JA Bangun - Senin, 24 Juni 2024 22:02 WIB
326 view
Bawaslu Tebingtinggi Awasi Kerja Pantarlih
(Foto dok / Darma)
APEL : Kordiv HPPH Bawaslu Tebingtinggi Elfian Choky Nasution pada saat apel kesiapan pengawasan Pantarlih dan Coklit, Senin (24/6/2024) di Sekretariat Bawaslu Tebingtinggi Jalan Deblot Sundoro.
Tebingtinggi (harianSIB.com)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan jajaran Ad Hoc (Panwaslu Kecamatan dan PKD) akan melakukan pengawasan berkaitan dengan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) dalam pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.


"Pelaksanaan Pantarlih dan Coklit di Pilkada 2024 harus diawasi secara langsung dan melekat," kata Kordiv HPPH Bawaslu Tebingtinggi Elfian Choky Nasution pada saat apel kesiapan pengawasan, Senin (24/6/2024) di Sekretariat Bawaslu Tebingtinggi Jalan Deblot Sundoro.

Dijelaskan Choky, Coklit dimulai 24 Juni sampai 24 Juli 2024 di seluruh wilayah di Provinsi Sumatera Utara. PKD harus mencermati dan memastikan setiap warga negara yang tidak memenuhi syarat (TMS) karena meninggal dunia, belum berusia 17 tahun dan belum menikah, beralih status menjadi anggota TNI/Polri, pindah domisili ke luar daerah, ganda, dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan.


"Jangan sampai petugas Pantarlih tidak mendatangi rumah warga. Hal seperti ini harus jadi perhatikan kita semua," ucapnya.

Choky juga menyampaikan bahwa pemutakhiran daftar pemilih tetap ini bagian awal dalam Pilkada sehingga sangat penting dilakukan pengawasan untuk memastikan setiap warga yang berhak masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau sebaliknya.

"Bawaslu harus selalu mengawasi dan memastikan data pemilih. Bentuk administrasi dari pengawasan yakni membuat Laporahan Hasil Pengawasan (LHP) dan mengisi alat kerja yang telah diberikan serta melaporkannya setiap hari," tutupnya.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru