Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 12 Februari 2026

TP-PKK Sergai Dorong Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sosialisasi PPKS

Rimpun H Sihombing - Selasa, 17 September 2024 20:31 WIB
319 view
TP-PKK Sergai Dorong Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sosialisasi PPKS
(Foto Dok/Diskominfo)
SOSIALISASI : Ketua TP-PKK Sergai, Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya menyampaikan paparan pada kegiatan sosilisasi PPKS/Satyagatra, Selasa (17/9/2024).
Sergai (harianSIB.com)

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya didampingi Ketua Bidang I, Ny Hj Aini Zetara Adlin Tambunan memimpin kegiatan sosialisasi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS/Satyagatra) dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sergai tahun 2024, Selasa (17/9/2024).

Sosialisasi digelar bergantian di 4 kecamatan yakni, dimulai dari Kecamatan Seirampah, dilanjutkan ke Kecamatan Tanjungberingin, kemudian di Kecamatan Seibamban, dan berakhir di Kecamatan Tebingsyahbandar.

Rosmaida Saragih menegaskan pentingnya ketahanan keluarga sebagai kunci dalam menciptakan generasi unggul dan inovatif di Kabupaten Sergai.


CENGKRAMA : Ketua TP-PKK Sergai, Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya bercengkrama dengan balita pada kegiatan sosilisasi PPKS/Satyagatra, Selasa (17/9/2024). (Foto Dok/Diskominfo)

"Ketahanan keluarga adalah terpenuhinya segala kebutuhan, baik materiil, moril, maupun spiritual," ujar Ketua TP-PKK. Menurutnya, ketahanan keluarga yang baik akan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan berdaya saing serta mendukung kemajuan Kabupaten Sergai dalam jangka panjang.


Dalam paparannya, Ketua TP-PKK Sergai menyampaikan intervensi telah dilakukan secara serentak untuk pengukuran berat badan dan tinggi badan balita di seluruh wilayah Kabupaten Sergai.

Hasilnya menunjukkan bahwa dari 39.267 balita yang diukur, 32% di antaranya mengalami masalah gizi. Dari angka tersebut, terdapat 553 kasus gizi kurang, 63 kasus gizi buruk, dan 561 kasus balita stunting. Selain itu, 11.381 balita tercatat tidak mengalami kenaikan berat badan dalam pengukuran terbaru, yang menunjukkan perlunya intervensi lebih lanjut.

"Banyak faktor yang menyebabkan masalah gizi pada balita. Mulai dari kurangnya pemahaman orang tua tentang pengasuhan, hingga perubahan struktur keluarga akibat mobilitas yang tinggi," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya persiapan kehidupan berkeluarga bagi generasi milenial dan zilenial yang semakin banyak membentuk keluarga baru di Sergai.

Rosmaida Saragih mengungkapkan bahwa PPKS/Satyagatra hadir sebagai solusi dalam menjawab permasalahan keluarga, dengan menyediakan layanan terpadu yang mudah diakses oleh masyarakat. Layanan ini meliputi berbagai bentuk komunikasi, informasi, edukasi, serta konsultasi dan konseling untuk berbagai masalah keluarga, mulai dari kesehatan anak, remaja, hingga keluarga lanjut usia.

"Saat ini, PPKS/Satyagatra baru hadir di Balai Penyuluhan KB di setiap kecamatan. Namun ke depan, diharapkan setiap desa dan kelurahan juga memiliki pusat pelayanan ini," tegasnya.


Pada kesempatan itu, Rosmaida juga memaparkan delapan jenis layanan yang disediakan oleh PPKS/Satyagatra di antaranya, pelayanan data dan informasi kependudukan, konsultasi dan konseling keluarga balita dan anak, remaja, pranikah, serta keluarga harmonis. Semua layanan tersebut dapat diakses secara gratis oleh masyarakat cukup dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga.

Ia mengajak seluruh masyarakat Sergai untuk berperan aktif dalam mendukung program penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga.

"Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sergai untuk mencapai target penurunan stunting secara signifikan di tahun-tahun mendatang, seiring dengan peningkatan kualitas SDM dan keluarga di seluruh wilayah kabupaten," jelasnya

Sosialisasi dihadiri Kadis Kominfo Ingan Malem Tarigan, Kadis P2KBP3A dr Helminur Iskandar Sinaga, para camat, unsur Forkopimcam, serta diikuti para kader PKK. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru