Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Februari 2026

Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun Gelar Syukuran Tahun Baru

Andomaraja Paga Sitio - Sabtu, 18 Januari 2025 14:16 WIB
33 view
Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun Gelar Syukuran Tahun Baru
Foto: SNN/Andomaraja Paga Sitio
Ketua Umum DPP PACS Dr Med Sarmedi Purba, saat memberikan sambutan pada acara syukuran tahun baru bertempat di Conventional Hall Lantai I Siantar Hotel Kota Pematangsiantar, Jumat (17/1/2025) sore.
Pematangsiantar (harianSIB.com)
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS) menggelar acara syukuran tahun baru di Conventional Hall Lantai I Siantar Hotel Kota Pematangsiantar, Jumat (17/1/2025) sore.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PACS Dr Med Sarmedi Purba, mengatakan syukuran ini untuk menyatukan semua organisasi pemangku adat demi kemajuan Simalungun.

"PACS kantor DPP nya ada di Pematangsiantar untuk mempersatukan pemangku adat Simalungun," kata Sarmedi yang sudah berusia 86 tahun ini.

Menurut Sarmedi, semua organisasi yang didirikan tujuannya sama untuk mendukung satu sama lainnya. Tentunya kami dari PACS juga mendorong semua organisasi pemangku adat di Simalungun untuk saling mendukung demi kebaikan dan kemajuan budaya Simalungun.


Ketua Umum DPP PACS Dr Med Sarmedi Purba dan pengurus pemangku adat Simalungun memberikan seperangkat ulos kepada enam orang putra-putri terbaik yang telah menyandang gelar profesor pada syukuran tahun baru di Conventional Hall Lantai I Siantar Hotel Kota Pematangsiantar, Jumat (17/1/2025) sore. (Foto: SNN/Andomaraja Paga Sitio)

Sarmedi menerangkan, fokus program PACS tahun 2025 ini akan memperjuangkan Raja Rondahaim sebagai pahlawan nasional." Ini kita akan perjuangkan untuk diusulkan jadi pahlawan nasional dari Simalungun," ungkapnya.

Terus fokus yang kedua lanjut dia mengenai adat Simalungun harus terus dilestarikan dan dibudidayakan sampai ke manca negara.

"Jangan sampai budaya adat Simalungun berubah atau lari dari sebelumnya. Saya minta ke enam orang putra-putri terbaik baru menyandang gelar profesor yang hadir tadi, supaya bisa membuat karya ilmiah soal adat menjadi pegangan kita masyarakat Simalungun," pintanya.

Masih sambung Sarmedi menambahkan, mengenai tanah adat di Simalungun tidak ada." Ini terus saya tekankan dan sampaikan bahwa tanah adat tidak ada di Simalungun. Semuanya disini (Simalungun) dulu-dulunya tanah kerajaan," terang Sarmedi yang berprofesi dokter tersebut.

Sementara itu, ketua panitia Rohdian Purba, menyampaikan terimakasih atas kehadiran semua hingga bisa melaksanakan acara tahun baru 2025 bersama pemangku adat di Simalungun.

"Saya sangat bangga walau mengundang lewat pesan WA, tapi bapak/ibu semua berkenan hadir pada acara syukuran tahun baru," ucapnya.

Harapan dia, acara syukuran ini dapat meningkatkan silaturahmi, biar lebih bisa bersatu dan lebih melestarikan budaya Simalungun.

Acara tersebut dihadiri organisasi para pemangku Simalungun dan Bankom Raya. Dalam kesempatan itu, pengurus DPP PACS memberikan ulos dan beras tanda penghormatan kepada enam orang putra-putri terbaik asal Simalungun yang berhasil menyandang gelar profesor.

Adapun keenam orang yang mendapatkan gelar profesor tersebut diantaranya Hisarma Saragih, Rosenta Purba, Erikson Saragih, Ulung Napitu, Anita Purba, Ridwin Purba. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru