Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Massa Geruduk Kantor DPRD Tapteng Tuntut Anggota DPRD Bekerja untuk Rakyat

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 02 September 2025 16:13 WIB
316 view
Massa Geruduk Kantor DPRD Tapteng Tuntut Anggota DPRD Bekerja untuk Rakyat
Foto: harianSIB.com/Caong Tobing)
Aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Tapteng, Selasa (2/9/2025).
Tapteng(harianSIB.com)

Seratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Masyarakat Tapanuli Tengah Bersatu, menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (2/9/2025) siang.

Pantauan harianSIB.com, massa kompak berjalan kaki, bergerak dari Lapangan GM Panggabean Pandan, Sumatera Utara yang dikomandoi Doni Dwi Prabowo. Pengamanan massa aksi ini juga langsung dipantau Kapolres Tapteng, AKBP Wahyu Endrajaya.

Salah satu orator aksi, Irsan Sinaga mengatakan, kedatangan masyarakat saat itu menuntut agar fungsi pengawasan DPRD kembali di jalan termasuk melakukan pembahasan penyelewengan dana PEN tahun 2021 sebesar Rp70 miliar yang menjadi beban APBN Tapteng.

Selanjutnya, massa menilai anggota DPRD lebih sibuk mempermasalahkan hal-hal yang tidak substansial seperti mendebatkan soal ketidakhadiran Bupati dalam menyaksikan bersama pidato kenegaraan Presiden.

Selain itu, kata Irsan, anggota DPRD Tapteng kerap melakukan RDP atas pemecatan kepala lingkungan, Kepala Desa yang tersandung dugaan penyelewengan dana desa.

Irsan juga meminta DPRD segera mengevaluasi diri, melakukan perbaikan kinerja sebagai legislator. Pernyataannya itu juga diikuti oleh teriakan massa yang menyebutkan anggota DPRD merupakan pengemis suara rakyat.

"DPRD tidak fokus pada kepentingan masyarakat melainkan hanya memperbesar masalah yang seharusnya dapat diselesaikan dengan cepat dan bijaksana," katanya.


Rizky Endah, yang juga merupakan orator, meminta agar DPRD ikut mendesak agar aparat penegak hukum memproses cepat kasus penggelapan aset daerah yang menyeret beberapa oknum anggota DPRD Tapteng.

"Kami menilai DPRD justru terkesan menutup mata atas kasus yang merugikan rakyat," jelasnya.

Sementara itu, para pengunjuk rasa disambut 4 anggota DPRD yakni, Joneri Sihite, Antonius Hutabarat, Josua Habeahan, Deni Hulu.

Dalam kesempatan itu, Joneri Sihite mengungkapkan, ketidaksetujuannya jika massa membandingkan anggota DPRD Tapteng sama dengan DPR RI.

"Mau kutunjukkan gaji saya," katanya kepada massa.

Dia menyampaikan, mereka akan bekerja maksimal untuk kemajuan pembangunan Tapteng.

"Kami akan ambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat kabupaten Tapanuli Tengah," pungkasnya.

Usai DPRD menerima pernyataan sikap dari pimpinan aksi, pendemo membubarkan diri dengan tertib. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru