Namun demikian, masih terlihat sebagian pedagang maupun pengunjung yang membuang sampah plastik sembarangan.
Ruslan, koordinator lapangan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Batubara yang baru bertugas, menjelaskan keterlambatan pengangkutan sampah disebabkan keterbatasan armada menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
"Bukan karena kelalaian kami, tapi jumlah armada sangat minim. Meski begitu, sejak kemarin sore kami sudah mulai membersihkan sampah di pasar," terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya harus bekerja secara bertahap agar pembersihan di daerah lain tetap berjalan. "Kami minta kerja sama pedagang dan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya. Kami juga sudah mengusulkan penambahan armada ke Pemkab Batubara agar penanganan bisa lebih maksimal," pungkasnya.
Kini, kondisi Pasar Rakyat Pagurawan berangsur pulih. Dengan dukungan petugas kebersihan dan kesadaran masyarakat, pasar tradisional ini diharapkan tetap bersih, nyaman, dan kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi yang sehat. (*)
Editor
: Wilfred Manullang