Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Bupati Tapteng Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Beragama

Rosianna Anugerah Hutabarat - Minggu, 21 September 2025 09:20 WIB
597 view
Bupati Tapteng Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Beragama
Foto: dok. harianSIB.com /Rosianna Anugerah Hutabarat
Bimbingan: Bupati Masinton memberikan bimbingan ke warga di Gedung Serbaguna Barus, Sabtu (20/9/2025) sore.

Tapteng(harianSIB.com)

Bupati Masinton Pasaribu mendorong penguatan toleransi antar umat beragama di Tapanuli Tengah (Tapteng).

Hal itu diperkuat dalam Deklarasi Pernyataan Sikap Menjaga Keberagaman dan Toleransi Umat

Beragama yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Barus, Sabtu (20/9/2025) sore.

Masinton mengatakan, mendapatkan laporan adanya pembatalan kegiatan keagamaan Maulid Nabi SAW diduga adanya intervensi dari oknum tertentu.

Baca Juga:
Dia menjelaskan bahwa tidak ada sikap yang bisa menghalang-halangi setiap warga dalam menjalankan kegiatan keagamaan khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Negara menjamin kebebasan beragama sesuai dengan UUD pasal 29 ayat 1 dan 2 ," ucapnya.

Ia memerintahkan Camat Barus, Sanggam Panggabean, agar pelaksanaan Maulid Nabi tetap berjalan sesuai rencana.

Bupati menekankan bahwa prinsip dasar kehidupan berbangsa dan bernegara adalah menjunjung tinggi kebebasan beragama, sebagaimana amanat Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

"Kalau umat Islam mengadakan maulid, Ramadan, Idul Fitri atau Idul Adha, maka umat lain harus menghormati. Begitu juga sebaliknya, saat umat Kristen merayakan Natal dan Paskah, umat Islam ikut menjaga. Itu bukan sekadar slogan, tapi harus dijalankan," ujarnya.

Sementara itu, salah satu Tokoh Masyarakat, Ustadz Sadikin Lubis menyampaikan terkait batalnya kegiatan Maulid Nabi SAW di Barus adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi lagi.

Sadikin juga mengungkapkan, adanya intimidasi pembubaran perwiritan Nahdhatul Ulama di Barus. Selain itu, dirinya juga pernah mendapat larangan mengisi ceramah pada perwiritan umat Nahdhatul Ulama (NU) di Kecamatan Barus, tahun lalu.

"Dalam dua hari ini, informasi yang disampaikan, ada yang melarang, menyuruh membubarkan perwiritan di desa Pasar Tarandam, " sebutnya.

Oleh sebab itu, Ustadz Sadikin mengapresiasi sikap yang diambil Bupati Masinton merapatkan unsur Forkopimda dalam kesepahaman menjaga toleransi umat beragama.

"Terimakasih pak, atas sikap tegasnya melindungi dan menjamin kebebasan umat beragama dalam menjalankan keyakinannya," ucapnya.

Pernyataan Sikap Menjaga Keberagaman dan Toleransi Umat Beragama tersebut ditandatangani oleh Bupati Masinton dan Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis, Danlanal Sibolga, mewakili Kapolres Tapteng, mewakili Dandim 0211 Tapanuli Tengah, Nahdhatul Ulama, KNPI, BKPRMI, dan Tokoh masyarakat. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terlibat Dugaan Penipuan Proyek, Mantan Bupati Tapteng Diadili
MK Kukuhkan UU Terorisme karena Sesuai Pancasila
Ratusan Kader Pemuda Pancasila Labuhanbatu Hadiri HUT ke-59
Prabowo: Saya Bela Pancasila, Malah Dibilang Dukung Khilafah
Poldasu Tangani Dua Kasus Melibatkan Dua Mantan Bupati Tapteng
Bebas dari Sukamiskin, Mantan Bupati Tapteng Bonaran Situmeang Ditangkap Poldasu
komentar
beritaTerbaru