"Senang sekali, sekarang mataku mulai jelas melihat. Sebentar lagi saya akan kembali menanam sayur, cabai, dan lainnya, agar bisa punya uang sendiri, memberi cucu ku uang jajan," ucapnya.
Begitupun dengan Rosmeri Sitinjak, jirannya, juga tak kalah bersemangat. Keduanya sepertinya sudah tidak sabar beraktivitas bersama di ladang.
Kisah Tiamin dan Rosmeri menjadi inspirasi bagi masyarakat, terutama generasi muda. Mereka membuktikan bahwa semangat pantang menyerah dan kemauan untuk terus berkarya dapat mengalahkan segala keterbatasan. Tua bukanlah kelemahan, tetapi kekuatan yang sudah teruji.(**)