Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Hari Pertama TMMD Ke-126 Kodim 0211/TT, Satgas Kerahkan 6 Unit Alat Berat Untuk Percepat Pembukaan Badan Jalan

Caong Tobing - Kamis, 09 Oktober 2025 12:21 WIB
628 view
Hari Pertama TMMD Ke-126 Kodim 0211/TT, Satgas Kerahkan 6 Unit Alat Berat Untuk Percepat Pembukaan Badan Jalan
harianSIB.com/Caong Tobing
BUKA JALAN : Satgas TMMD Kodim 0211/Tapanuli Tengah menurunkan sejumlah alat berat untuk mempercepat proses pembukaan jalan di Lingkungan VI, Desa Sihiong, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (9/10/2025).

Tapanuli Tengah(harianSIB.com)

Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kodim 0211/Tapanuli Tengah resmi dimulai.

Pada hari pertama pelaksanaan, Kamis (09/10/2025), Satgas TMMD langsung tancap gas dengan mengerjakan sasaran fisik utama berupa pembukaan badan jalan selebar 6 meter dengan panjang 2,1 kilometer, berlokasi di Lingkungan VI, Desa Sihiong, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Sejak pagi hari, para personel Satgas TMMD bersama masyarakat sudah terlihat bekerja di lapangan.

Pembukaan jalan ini bertujuan untuk membuka akses transportasi antar desa, khususnya dari Desa Sihiong menuju Desa Serdang dan Desa Penampen.

Baca Juga:
Selama ini, akses jalan yang tersedia cukup jauh dan menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama untuk keperluan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Selain meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga, proyek ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana, khususnya tanah longsor, yang rawan terjadi di daerah tersebut.

Komandan Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Inf Fernando Batubara, S.Sos., M.Han, selaku Dansatgas TMMD Ke-126 menyampaikan bahwa kegiatan hari pertama difokuskan pada pekerjaan fisik.

MENGUKUR : Seorang anggota TNI Kodim 0211/Tapanuli Tengah mengukur jalan yang akan diperlebar untuk mempercepat proses pembukaan jalan di Lingkungan VI, Desa Sihiong, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (9/10/2025) (harianSIB.com/Caong Tobing)

"Pekerjaan diawali dengan mobilisasi alat berat serta koordinasi lintas sektor. Hari pertama ini kita langsung fokus pada sasaran fisik, terutama pembukaan jalan sepanjang 2,1 kilometer yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah tertinggal," ujar Letkol Fernando.

Ia juga berharap seluruh kegiatan TMMD berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

TMMD Ke-126 akan berlangsung selama 30 hari, dengan sejumlah sasaran pembangunan fisik dan non-fisik.

Adapun sasaran fisik meliputi pembukaan badan jalan (lebar 6 meter x panjang 2,1 KM) dengan menurunkan enam unit alat berat, pekerjaan tembok penahan kiri sepanjang 15 meter, tembok penahan kanan sepanjang 20 meter, pengkerasan jalan (lebar 4,5 meter x panjang 350 meter), parit gendong sepanjang 75 meter, rabat beton (lebar 4,5 meter x panjang 275 meter) dan pemasangan pipa saluran air

Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi penyuluhan dan pelayanan masyarakat seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, kamtibmas dan hukum Pertanian, bahaya narkoba, pengobatan massal, Posyandu, dan Posbindu, program edukasi berupa outbond dan olahraga untuk pelajar SMA dan sasaran Tambahan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selain sasaran utama, TMMD Ke-126 juga mencakup sasaran tambahan, yakni pembuatan sumur bor sebanyak 4 titik, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 1 unit, rehab MCK umum 1 unit, penanaman pohon, ketahanan pangan di lahan seluas 2 hektar, pembersihan pasar di Kecamatan Sukabangun, dan pemasangan keramik rumah ibadah HKBP Desa Sihiong

Kepala Desa Sihiong menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas hadirnya Satgas TMMD di desanya.

"Kami pemerintah desa dan seluruh warga sangat antusias menyambut kegiatan ini. Jalan ini sudah lama kami impikan agar lebih mudah membawa hasil panen ke kota, juga agar anak-anak kami bisa lebih mudah bersekolah dan kuliah. Pembuatan sumur bor juga sangat membantu karena selama ini kami kesulitan mendapatkan air bersih. Kehadiran TMMD adalah bukti nyata TNI hadir di tengah rakyat untuk mempercepat pembangunan desa kami," ungkap Kepala Desa yang juga turut serta dalam kegiatan gotong royong.

Baca Juga:
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat, diharapkan seluruh program TMMD Ke-126 ini dapat terlaksana dengan sukses dan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru