Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Kondisi Siswa SMP Negeri 1 Laguboti Berangsur Pulih

* 10 Orang Masih Mendapat Perawatan di 2 Rumah Sakit
Eduwart MT Sinaga - Kamis, 16 Oktober 2025 21:07 WIB
963 view
Kondisi Siswa SMP Negeri 1 Laguboti Berangsur Pulih
Foto SNN/dok
UPT Puskesmas Laguboti memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa - siswi SMP Negeri 1 Laguboti, Kamis (16/10/2025).

Toba(harianSIB.com)

Kondisi siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Negeri I Laguboti Kabupaten Toba yang diduga keracunan, Kamis (16/10/2025) berangsur - angsur pulih setelah mendapat perawatan di dua rumah sakit berbeda yang ada di daerah Toba serta UPT Puskesmas Laguboti.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr Freddi Sibarani yang ditanya SIB, mengatakan bahwa saat ini kondisi para siswa tersebut sudah berangsur angsur membaik walau masih ada yang masih dirawat di RSUD Porsea dan RSU HKBP Balige.

" Kini masih ada 3 orang siswa masih dirawat di RSUD Porsea dan 7orang siswa dirawat di RSU HKBP Balige, " ujarnya.

Sebelumnya dijelaskan, total kasus diduga keracunan makanan program MBG di Laguboti ini ada 95 kasus. Yang ditangani di Puskesmas Laguboti ada 39 kasus (35 orang pulang dan 4 orang diobservasi). Di RSU HKBP Balige ada 24 kasus (9 orang pulang dan opname 15 orang). Di RSUD Porsea ada 33 kasus (21 orang pulang dan sempat opname 12 orang).

Baca Juga:
Pemerintah Kabupaten Toba menyampaikan turut prihatin atas terjadi gangguan pencernaan akibat mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis yang dialami siswa SMP Negeri 1 Laguboti, Siswa SMK Laguboti, Siswa SD Tanding Laguboti pada Rabu 15 Oktober 2025.

Pemerintah kabupaten lewat instansi terkait bekerja sama dengan TNI/Polri berupaya melakukan penanganan cepat terhadap korban yg mengalami mual, muntah, sakit kepala, pusing dan ada yang sesak nafas.

" Dilakukan penanganan di Puskemas Laguboti ada yg dirawat inap dan ada yg hanya observasi beberapa jam lalu pulang. Ada yang dirawat di RSUD Porsea dan di RSU HKBP, " ujarnya.

Selain itu dilakukan juga rapat koordinasi pihak terkait perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di Toba dan SPPI serta para kepala SPPG dan pemilik dapur MBG untuk membuat suatu komitmen dalam penanganan kesehatan para terdampak.

Disepakati pembiayaan dibebankan kepada pemilik dapur SPPG dan dapat disandingkan jika korban memiliki BPJS maka pembiayaan lewat BPJS.

" Kepada para korban diberikan edukasi dan pendampingan oleh tenaga kesehatan. Bagi korban yang sudah pulang tetap diobservasi oleh bidan, " terangnya.

Kepada Kepala SPPG yang memproduksi MBG yang menimbulkan gangguan pencernaan secara langsung perwakilan BGN menyatakan akan ditutup sementara operasionalnya sampai dilakukan evaluasi menyeluruh. Dan evaluasi oleh BGN dengan melibatkan dinas kesehatan agar kedepan ada standar yang harus dipenuhi sebagai pertimbangan BGN dalam memberikan ijin operasional dapur MBG. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perkuat Sinergi, Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Kunjungan Kalapas Tanjungbalai
Medan Kota Juara Umum Basket Porkot 2025
Rico Waas Sambut Kunjungan Kapolrestabes Medan, Bersinergi Atasi Permasalahan Kota
Satgas TMMD Kodim 0211/TT Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Lumut
Petugas Kebersihan SMK Negeri 1 Dolok Masihul Belum Terima Gaji Tiga Bulan
Polrestabes Medan Ringkus Pengedar Sabu di Jalan Bandar Baru
komentar
beritaTerbaru