Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Projo Nias Minta Gubsu Bobby Nasution Penuhi Janji Berkantor di Kepulauan Nias

Normalius Gori - Rabu, 29 Oktober 2025 16:43 WIB
1.541 view
Projo Nias Minta Gubsu Bobby Nasution Penuhi Janji Berkantor di Kepulauan Nias
(Foto: Dok/Warga)
Darwis Zendrato, Ketua Projo Nias.

Nias(harianSIB.com)

Ketua Projo Nias, Darwis Zendrato, meminta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menepati janji politiknya untuk sesekali berkantor di Kepulauan Nias. Ia berharap hal itu dilakukan secara terjadwal agar gubernur dapat melihat langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

"Kehadiran gubernur langsung di lapangan penting untuk melihat kondisi terkini, menggali potensi daerah, dan mendengar aspirasi masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian khusus," kata Darwis Zendrato saat dihubungi SIB News Network (SNN) melalui telepon seluler, Rabu (29/10/2025).

Darwis menilai, jika Gubernur Bobby Nasution berkantor di Nias setidaknya satu minggu dalam periode tertentu, hal itu akan menunjukkan keseriusan dan kecintaan terhadap masyarakat di kepulauan yang masih tertinggal dalam pembangunan.

Selain itu, ia menyoroti proyek pembangunan enam ruas jalan provinsi dan satu unit Jembatan Noyo yang tengah dikerjakan di Nias. Darwis berharap hasil pembangunan tersebut berkualitas, berstandar tinggi, dan mampu bertahan lama. "Kami ingin pembangunan ini menjadi hadiah terindah sekaligus karya nyata Gubernur Bobby Nasution bagi masyarakat Kepulauan Nias," ujarnya.

Baca Juga:
Sebagai Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMP) Nias, Darwis juga menilai kinerja Dinas PUPR Sumut dan UPTD PUPR Gunungsitoli masih lemah, terutama dalam aspek perencanaan dan pengawasan proyek. Ia meminta Gubernur Bobby Nasution turun langsung ke lapangan pada November 2025 untuk memantau pembangunan infrastruktur.

"Kami berharap Gubernur turun langsung, berkantor, dan memastikan pembangunan jalan serta jembatan berjalan sesuai standar," tegasnya.

Selain soal infrastruktur, Darwis turut menyoroti mahalnya harga tiket pesawat dari Nias ke Medan yang berkisar Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta dengan waktu tempuh hanya 46 menit. Menurutnya, harga tersebut tidak wajar dan sangat memberatkan masyarakat.

Ia berharap perhatian Gubernur terhadap kondisi transportasi dan infrastruktur di Kepulauan Nias dapat membawa perubahan nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Nias Ajak Pemuda Bergerak dan Bersatu di Hari Sumpah Pemuda
Tutup PORKAB Nias 2025, Bupati : Kobarkan Semangat Sportivitas dan Persaudaraan
Eliyunus Waruwu Dorong Pemuda Jadi Motor Penggerak Pembangunan Nias Barat
Badai dan Angin Kencang Kikis Pantai di Desa Tagaule, Akses Warga Terputus
Kadis PRKPLH Nias Barat Tinjau Rumah Korban Kebakaran di Desa Lolowau Lahomi
Pasca Pergantian Kuasa BUD Nisel, Pengajuan SP2D Lancar
komentar
beritaTerbaru