Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Wali Kota Sibolga Diminta Transparan Terkait Seleksi Penerimaan PPPK

Rosianna Anugerah Hutabarat - Minggu, 02 November 2025 16:05 WIB
766 view
Wali Kota Sibolga Diminta Transparan Terkait Seleksi Penerimaan PPPK
Foto: ist
Ketua Forum Honorer Indonesia Kota Sibolga, Boby Syahputra Tanjung (tengah) saat berada di kantor Regional VI BKN Medan.

Sibolga(harianSIB.com)

Ketua Forum Honorer Indonesia Kota Sibolga, Boby Syahputra Tanjung berharap agar Pemerintah Kota Sibolga secara transparan dapat mengungkapkan hal yang sebenarnya terkait Seleksi Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Pemerintah Kota Sibolga.

"Kami meminta agar Wali Kota Sibolga atau melalui Badan Kepegawaian Daerah memberikan informasi yang sebenarnya kepada Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional VI di Medan," kata Boby kepada sejumlah wartawan, Minggu (2/11/2025) di Sibolga.

Menurut Boby, pihaknya telah menerima tembusan surat yang ditujukan kepada Wali Kota Sibolga dari BKN Regional VI dengan Nomor 437.2/KR.VI/BKN/X/2015, setelah sebelumnya pihaknya menyurati BKN dengan nomor surat 003/FHIS/X/2025 tertanggal 15 Oktober 2025 terkait seleksi penerimaan PPPK Paruh Waktu.

"Adapun poin-poin yang kami sampaikan yakni bahwa Pemko Sibolga melaksanakan seleksi ujian interview untuk tenaga bantu di masing-masing dinas, namun kami tidak diberitahu berapa nilai atau poin yang memenuhi kriteria kelulusan," jelas Boby.

Baca Juga:
Ironisnya, sambung Boby, kelulusan peserta seleksi justru diumumkan lewat grup Whatsapp OPD yang isinya menyatakan peserta yang lulus dapat kembali bekerja dan menandatangani surat kontrak perjanjian kerja.

"Sementara pegawai honorer yang tidak lulus dan tidak ikut ujian interview terhitung sejak tanggal 1 Juli 2025 dirumahkan tanpa ada surat pemberitahuan resmi. Padahal sebagian besar adalah mereka yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun dan berstatus R3," bebernya.

Menurut Boby, sebelumnya, mereka juga sudah melakukan audiensi kepada Wakil Wali Kota Sibolga dan Sekda, kepada DPRD Sibolga dan juga telah melakukan aksi unjukrasa di kantor Wali Kota Sibolga guna menuntut keadilan untuk honorer khususnya yang sudah berstatus R3.

"Namun dari seluruh upaya yang sudah kami lakukan tidak memuaskan atau tidak memberikan jawaban yang logis dan relevan soal status kami. Bahkan kami juga mempertanyakan sejumlah pegawai honorer yang tidak masuk ke dalam data usulan penerimaan PPPK, justru diusulkan oleh Pemko Sibolga," tuturnya seraya berharap agar Wali Kota Sibolga dapat memberikan keterangan secara jujur kepada pihak BKN terkait.

Pada kesempatan itu, Boby juga mengajak seluruh tenaga honorer yang merasa haknya dirampas oleh Pemko Sibolga untuk tetap semangat dan tidak lelah untuk berjuang.

"Ini hak kita, jangan kita biarkan dirampas begitu saja. Sementara sejumlah tenaga honoreryang tidak masuk data base, bahkan ada yang sudah tidak bekerja berbulan-bulan bisa lolos dalam seleksi penerimaan PPPK paruh waktu," tegasnya. (**).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penundaan Beri SK PPPK Pemkab Deliserdang, Kuzu: Ribuan Calon Penerima SK Kena Prank
Pemprov Sumut Dorong Percepatan Penerapan Manajemen Talenta di Seluruh Kabupaten/Kota
Pelantikan 4.000 PPPK Paruh Waktu di Deliserdang Ditunda
Ketua MPKW Sumut-NAD Apresiasi Gubernur Bobby: Sumut Jadi Barometer Reformasi ASN Nasional
Bupati Batubara Dukung Penguatan Manajemen Talenta ASN untuk Pelayanan Publik Unggul
Bupati Oloan Dukung Penerapan Manajemen Talenta ASN untuk Wujudkan Birokrasi Unggul di Humbahas
komentar
beritaTerbaru