Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Maret 2026

Kakek 80 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sumur Tua di Batubara

Dapot Sirait - Rabu, 12 November 2025 22:49 WIB
605 view
Kakek 80 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sumur Tua di Batubara
Foto : Dok//humas
Petugas mengevakuasi jenazah Rusli dari dalam sumur tua

Batubara (harianSIB.com)

Warga Dusun Melati Desa Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara geger dengan ditemukannya jenazah seorang kakek berusia 80 tahun di sumur tua di belakang rumahnya, Rabu (12/11/2025).

Kapolsek Indra Pura AKP Reynold Silalahi melalui Kasi Humas Polres Batubara AKP Ahmad Fahmi membenarkan temuan jenazah tersebut.

Fahmi mengatakan, korban Rusli Lian, merupakan warga Dusun Melati Desa Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara.

"Peristiwa tersebut diketahui berawal saat Darlina Chaniago, 58 tahun, perempuan yang merupakan asisten rumah tangga (ART) di kediaman korban datang ke rumah untuk bekerja," ujarnya

Baca Juga:
Ketika hendak membersihkan kamar, Darlina melihat kamar korban dalam keadaan kosong. Setelah diperiksa ternyata Rusli tidak kelihatan di rumah tersebut.

Selanjutnya Darlina mengabarkan Rusli tidak di rumah kepada Rusiani yang merupakan anak korban dan Fitri Handayani, cucu Rusli.

Sekira pukul 07.00 WIB, ketiganya melakukan pencarian di sekitar rumah. Tak lama berselang, Fitri melihat senter terletak di dekat sumur tua di belakang rumah yang sudah tidak dipergunakan lagi.

Senter tersebut diketahui merupakan milik korban. Fitri juga melihat tutup sumur dari seng telah terbuka. Merasa curiga, Fitri memberitahukan temuannya kepada keluarga dan tetangga mereka.

Mendengar penuturan Fitri, dua warga masing-masing M Amri dan Mukriansyah mengecek sumur yang berada di belakang rumah korban dengan menggunakan sebuah galahbambu.

Begitu sumur yang berisi air diaduk dengan galah bambu, korban timbul ke permukaan air dalam keadaan telungkup dan diduga sudah meninggal dunia.

Mendapat kenyataan tersebut, pihak keluarga memberitahukan kepada Pemerintah Desa Tanjung Gading dan Polsek Indrapura yang langsung mendatangi lokasi.

Bersama dengan Tim Inafis Sat ReskrimPolres Batubara, BPBD serta Kapolsek Indra Pura AKP Reynold Silalahi dan anggota melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan mengevakuasi korban dari dalam sumur.

Saat akan dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain, pihak keluarga

bermohon dan meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak dibawa ke rumah sakit. Keluarga juga meminta tidak dilakukan otopsi terhadap korban.

"Atas permintaan tersebut, terhadap korban hanya dilakukan visum luar. Hasil visum menyatakan tidak ada

ditemukan tanda-tanda penganiayaan," ucapnya.

Usai divisum, korban langsung dikebumikan di pemakaman umum Tanjung Gading.

Terkait motif tewasnya korban, Fahmi mengatakan berdasarkan penuturan keluarga, korban yang telah lama ditinggal mati istrinya sudah 3 kali berupaya mengakhiri hidupnya.

"Korban sudah 3 kali mencoba melakukan bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan dan meminum obat-obatan dalam dosis banyak namun selamat karena dibawa ke klinik terdekat," tutupnya.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bom Bunuh Diri di Afghanistan, 50 Orang Tewas
Antisipasi Aksi Bunuh Diri, Barang Milik Tahanan Polrestabes Medan Disita
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Terduga Teroris di Tanjungbalai Siapkan Rompi Bom Bunuh Diri
Anggota Girlband Korea Bunuh Diri karena Dibully Pelakor
Jaksa Periksa Kepala BPBD Simalungun
komentar
beritaTerbaru