Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Audit 50 Hari BPK di Taput: Masih Ada Persoalan Pengelolaan Sarana Prasarana Pendidikan

Anwar Lubis - Jumat, 14 November 2025 10:16 WIB
661 view
Audit 50 Hari BPK di Taput: Masih Ada Persoalan Pengelolaan Sarana Prasarana Pendidikan
Foto:Dok/Kominfo
Suasana rapat supervisi BPK-RI di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Taput, Kamis (13/11/2025). Tim BPK telah melakukan audit selama 50 hari dan menemukan sejumlah catatan terkait pengelolaan sarana prasarana pendidikan.

Taput(harianSIB.com)

Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sumatera Utara menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) setelah melakukan audit selama 50 hari.

Temuan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Sumut, Paula Henry Simatupang, saat supervisi pemeriksaan kepatuhan di Kantor Bupati Taput, Kamis (13/11/2025).

"Hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, khususnya di bidang pendidikan," ungkap Paula di hadapan Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan jajaran pejabat Pemkab Taput.

Audit komprehensif ini dimulai dari tahap pendahuluan hingga pemeriksaan terinci terhadap kepatuhan pengelolaan dana peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah Taput.

Baca Juga:
Paula menekankan pentingnya tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan agar peningkatan sarana dan prasarana pendidikan benar-benar berdampak pada kualitas layanan publik.

"Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif," kata Paula.

Menanggapi temuan BPK, Pemkab Taput menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan.

Bupati Jonius menegaskan, bahwa pemeriksaan BPK-RI merupakan bentuk perhatian sekaligus pendampingan yang sangat berarti bagi Pemkab Taput dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

"Doa dan harapan kita, semoga dengan adanya pemeriksaan ini Pemerintah Kabupaten Taput dapat lebih berbenah dalam hal pengelolaan keuangan daerah sehingga setiap program dan kegiatan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," ujar Jonius.

Acara supervisi dihadiri jajaran pejabat Pemkab Taput, antara lain para Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten, kepala dinas terkait, dan lainnya (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Selidiki Dugaan Korupsi di BPKH
BPKN Pastikan Sumber Air Aqua Benar dari Pegunungan
DPRD Tapteng Tolak Pembentukan Pansus Proyek Kantor Bupati
Kejati Sumut Geledah Dua Kantor Pemko Tebing Tinggi, Telusuri Dugaan Korupsi Smartboard SMP
BPKN Pastikan Aqua Tidak Melanggar Hak Konsumen, Sumber Air dan Proses Produksi Sesuai Ketentuan
Polisi Ringkus 5 Pelaku Pemalsuan Dokumen Kendaraan
komentar
beritaTerbaru