Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

BPBD Tapteng Lakukan Penanggulangan Banjir Dan Longsor

Rosianna Anugerah Hutabarat - Selasa, 18 November 2025 21:53 WIB
519 view
BPBD Tapteng Lakukan Penanggulangan Banjir Dan Longsor
Foto: Diskominfo Tapteng
Penanggulangan bencana oleh BPBD Tapteng, Selasa (18/11/2025).

Tapteng (harianSIB.com)

Sejumlah wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng) terdampak banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dalam kurun dua hari tanpa henti.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng, Rahman Husein Siregar, mengungkapkan bencana alam banjir dan longsor terjadi di beberapa titik lokasi yakni Kelurahan Lubuk Tukko, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kelurahan Pondok Batu, Desa Aek Horsik, Kelurahan Pasar Terandam, Kelurahan Padang Masiang, Kelurahan Kolang Nauli, Desa Sigiring-giring dan Huraba.

Ia mengutarakan, BPBD Tapteng berkolaborasi dengan Satpol PP dan Dinas Kesehatan serta pihak terkait melakukan penanggulangan banjir, membantu masyarakat yang berdampak banjir.

"Kami turun ke lokasi bencana, melakukan pemantauan situasi bencana, membantu warga mengamankan barang-barang perabotan rumah tangga dan membantu warga mengungsi ke tempat yang lebih aman serta melaksanakan kegiatan koordinasi ke setiap kecamatan, desa dan kelurahan pada lokasi yang rawan bencana dan melakukan pendataan," ujar Rahman kepada wartawan, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga:
Sampai kini, Tim BPBD masih berjaga-jaga di lokasi bencana melakukan pemantauan dan membantu warga membersihkan sisa-sisa material banjir.

Kepala BPBD Tapteng juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Tapteng untuk tetap waspada terutama yang berada di daerah rawan banjir.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hujan Tanpa Henti, Sejumlah Wilayah di Tapteng Terendam Banjir
Niat Pergi Bekerja, Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Dump Truck
Kapolres Wahyu Bantah Anggotanya Jadi Provokator saat Bentrok di Tapteng
Seorang Pemuda Asal Tapteng Meninggal Dunia Usai Dikeroyok
Geger di Sibolga, Seorang Pelajar Tergeletak Diduga Tenggak Racun
Rumah di Bukit Maraja Terbakar saat Hujan Deras, Kerugian Capai Rp200 Juta
komentar
beritaTerbaru