Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Sibolga–Tapteng Dilanda Duka: Jalan Terputus, Jaringan Komunikasi Lumpuh, Puluhan Warga Tewas

Caong Tobing - Kamis, 27 November 2025 15:04 WIB
823 view
Sibolga–Tapteng Dilanda Duka: Jalan Terputus, Jaringan Komunikasi Lumpuh, Puluhan Warga Tewas
Foto: Istimewa
Banjir di Pandan, Tapanuli Tengah.

Sibolga(harianSIB.com)

Duka mendalam menyelimuti masyarakat Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Senin (24/11/2025) hingga Kamis (27/11/2025).

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari berturut-turut menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor yang memutus akses vital dan menimbulkan banyak korban.

Akses jalan darat dari Kota Sibolga menuju sejumlah daerah seperti Tarutung, Padangsidimpuan (Tapsel), dan Dolok Sanggul via Barus terputus total. Arus transportasi lumpuh, membuat wilayah ini terisolasi dari berbagai penjuru.

Selain transportasi, layanan telekomunikasi juga mengalami gangguan berat. Akses internet dan jaringan seluler terputus.

Baca Juga:
Pasokan listrik dari PLN padam, sementara distribusi air bersih oleh PDAM Tirta Nauli Sibolga dan Mual Nauli Tapteng terhenti.

Aktivitas masyarakat praktis lumpuh. Toko-toko di Sibolga dan Tapteng tutup, sekolah diliburkan, serta perkantoran pemerintahan menghentikan pelayanan.

Hingga Kamis (27/11/2025), tercatat sekitar 37 warga meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di sejumlah kelurahan di Kota Sibolga, antara lain: Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Angin Nauli, Kelurahan Huta Tonga Tonga, Kecamatan Sibolga Utara, Kelurahan Sibolga Kota dan Kelurahan Aek Habil atau Jalan Murai

Menurut informasi yang dihimpun Jurnalis SNN, baru sebagian korban yang berhasil dievakuasi dan telah dibawa ke RSU DR. F.L. Tobing Sibolga.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Tapteng, ratusan rumah warga terendam banjir. Puluhan warga dilaporkan meninggal akibat banjir bandang dan longsor. Proses evakuasi masih terus dilakukan oleh BPBD, Polres Tapteng, TNI AD, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Meski bencana sudah berlangsung beberapa hari, belum terlihat adanya perbaikan signifikan pada jalan negara dan provinsi yang putus. Masyarakat khawatir lambatnya penanganan akan mengakibatkan kelangkaan logistik, terutama bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

Gangguan jaringan telekomunikasi menyebabkan layanan ATM dan transfer di hampir seluruh bank tidak dapat digunakan. Toko makanan minuman berhenti beroperasi, gas elpiji dan BBM untuk genset sangat terbatas, menambah penderitaan warga.

Warga Sibolga dan Tapteng berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan. Jalur laut dan udara yang masih memungkinkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memasok logistik.

Masyarakat juga meminta PT Telkom bergerak cepat memulihkan jaringan komunikasi agar akses informasi dan layanan digital dapat kembali berjalan. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lahar Dingin Sinabung Terjang Sejumlah Desa di Tiganderket, Akses Jalan Terputus
komentar
beritaTerbaru