Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026
Ini Penjelasan Ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan Terkait Dana Natal Nasional

Alokasi Bantuan Nasional Capai Rp 40 Miliar, Bantah Persembahan di HKBP untuk Palestina

Anwar Lubis - Sabtu, 29 November 2025 13:15 WIB
1.161 view
Alokasi Bantuan Nasional Capai Rp 40 Miliar, Bantah Persembahan di HKBP untuk Palestina
Foto Dok/Facebok resmi Ephorus
Ephorus HKBP Pdt Dr Viktor Tinambunan MST

Taput(harianSIB.com)

Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Viktor Tinambunan MST memberikan penjelasan rinci terkait alokasi dana Natal Nasional 2025 yang menuai polemik di media sosial.

Dalam wawancara podcast Narwastu yang direkam Selasa (26/11/2025), sebagaimana dikutip Sabtu (29/11/2025) Viktor menegaskan, bahwa bantuan untuk dalam negeri menjadi prioritas utama dengan total hampir Rp 40 miliar, jauh lebih besar dibanding rencana bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

"Kalau kita fokus ke Rp 500 juta untuk membantu di luar negeri, dalam negeri sudah hampir Rp 40 miliar. Kita coba dulu pakai akal sehat saja dulu," ujar Viktor.

Viktor menjelaskan, panitia Natal Nasional yang dipimpin Maruar Sirait telah mengumpulkan dana sosial sejak rapat perdana, bahkan sebelum perayaan Natal pada Jumat, (5/12/2025) mendatang.

Baca Juga:
Dalam rapat pertama saja, terkumpul Rp 27 miliar dari kontribusi pribadi, bukan dari APBN. Ditambah donatur yang memberikan Rp 10 miliar tanpa menyebutkan nama, total dana mencapai Rp 37 miliar.

Alokasi dana tersebut meliputi, program beasiswa Rp 10 miliar untuk 1.000 penerima dengan nilai masing-masing Rp 10 juta, bantuan regional Rp 10 miliar untuk 10 titik wilayah di Indonesia, termasuk Indonesia Timur dan kawasan Danau Toba.

Kemudian, bantuan langsung Rp 3 miliar untuk 3.000 orang dari berbagai kalangan meliputi, 500 yatim piatu (Rp 1 juta per orang), 500 penyandang disabilitas (Rp 1 juta per orang) 500 koster gereja (Rp 1 juta per orang) dan 500 guru agama (Rp 1 juta per orang) dan 500 guru sekolah minggu (Rp 1 juta per orang)

Sedangkan program lainnya yakni, bedah rumah untuk keluarga kurang mampu dan pembagian ambulans.

"Apakah ini bukan mengutamakan kepedulian dalam negeri? Bukankah ini semua menunjukkan kepedulian ke dalam masyarakat kita dalam negeri?" tegas Viktor.

Viktor menjelaskan, bantuan untuk rakyat Palestina berasal dari persembahan yang dikumpulkan saat ibadah Natal tanggal 5 Desember, bukan dari dana yang telah terkumpul sebelumnya.

Dengan perhitungan 5.000 hadirin dan 3.000 di antaranya adalah penerima bantuan yang memperkirakan maksimal Rp 5 miliar yang terkumpul dari kolekte ibadah.

"Itu pun saya agak ragu bisa Rp 5 miliar persembahan karena 3.000 orang yang malam itu juga dibantu oleh panitia," katanya.

Viktor juga memberikan klarifikasi tegas terkait hoaks yang beredar. "Ephorus HKBP tidak pernah meminta supaya dikumpulkan persembahan di HKBP untuk dikirim ke Palestina. Jadi yang muncul itu hoaks," tegasnya.

Menanggapi kritik di media sosial, Viktor mengajak masyarakat untuk lebih produktif.

"Kalau ada yang komentar protes dikirim ke sana, ya sudahlah bentuk perkumpulan untuk membantu yang belum bisa dibantu oleh panitia ini. Lebih bagus daripada mengkritik apa yang dikerjakan panitia," ujarnya.

Viktor menekankan pentingnya berpikir jernih. "Jangan sampai terlalu banyak komentar di media sosial, satu sen pun enggak ada kepeduliannya. Ini menurut saya penting untuk mendidik bangsa ini, mendidik netizen itu jernih berpikir," katanya.

Terkait bencana banjir bandang di Tapanuli yang terjadi Senin, (24/11/2025), Viktor menyatakan keyakinannya bahwa panitia Natal Nasional akan turut membantu korban tanpa perlu diminta.

"Saya yakin betul tanpa dibilang pun, ini saja yang belum terjadi apa-apa sudah dipikirkan sampai ke sana, apalagi yang sudah terjadi seperti ini," ujarnya.

HKBP sendiri telah mengeluarkan surat himbauan dan membuka rekening resmi untuk penyaluran bantuan kepada korban bencana dengan komitmen transparansi penuh.

Viktor mengingatkan bahwa prinsip utama Natal Nasional 2025 adalah sederhana dan berisikan kepedulian sosial.

"Panitia Natal ini kita lihat bagaimana mereka sudah mengutamakan, mengedepankan. Belum Natal pun mereka sudah ini. Sementara bantuan ke Palestina yang direncanakan itu baru tanggal 5 yang akan datang dan jumlahnya belum tahu kita berapa," jelasnya.

Viktor berharap masyarakat dapat melihat fakta secara objektif bahwa kepedulian terhadap masyarakat dalam negeri telah diutamakan oleh panitia Natal Nasional 2025 (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ephorus HKBP: Pemerintah dan Gereja Kiranya Saling Bekerjasama
Cawapres Ma ruf Amin Dijadwalkan Bertemu Ephorus HKBP
Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing : Golkar Patut Diapresiasi
Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing Resmikan Gedung Asrama Baru Tahap I STT HKBP
Mantan Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata Daftar Calon Anggota DPD RI
Tanpa Prosedur, Ephorus HKBP Nyatakan Pelantikan Direktur RS HKBP Balige Tidak Sah
komentar
beritaTerbaru