PSMS Menangi Derby Sumatera Lawan Persiraja di Banda Aceh
Medan(harianSIB.com)PSMS Medan sukses meraih kemenangan penting dalam laga bertajuk Derby Sumatera melawan Persiraja Banda Aceh. Bermain di
Taput(harianSIB.com)
Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan Bencana Alam di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Senin malam (1/12/2025), berlangsung dengan suasana tegang namun diwarnai pemandangan yang cukup mengusik perhatian.
Di tengah pembahasan serius mengenai nasib ribuan warga terdampak bencana, sejumlah peserta rapat justru terlihat sibuk berfoto selfie.
Kondisi ini sontak menjadi sorotan, mengingat urgensi pertemuan yang dipimpin langsung Bupati Taput, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, di Aula Martua, Kantor Bupati Tarutung.
"Mari kita bekerja dengan gerak cepat, jangan menjadi penonton. Maksimalkan seluruh armada, berikan data yang mutakhir dan lengkap agar penanganan tanggap darurat selama 14 hari ini berjalan efektif," tegas Bupati Jonius dalam arahannya.
Baca Juga:Ironis memang, seruan bupati agar tidak menjadi penonton justru kontras dengan aksi beberapa peserta rapat yang masih sempat-sempatnya berselfie di tengah situasi darurat.
Misteri peserta rapat yang berselfie akhirnya terkuak setelah ramai diperbincangkan publik. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Hendrik Taruna Surbakti, S.STP MSi mengkonfirmasi identitas pelaku yang viral tersebut.
"Setelah dilakukan konfirmasi, peserta yang berfoto selfie saat rapat adalah Kepala Dinas Kesehatan, Lamseria Nababan," ungkap Kadis Kominfo Hendrik, Selasa (2/12/2025).
Konfirmasi ini sontak mengundang kekecewaan publik yang lebih dalam. Bagaimana tidak, posisi Kepala Dinas Kesehatan seharusnya menjadi garda terdepan dalam penanganan kesehatan korban bencana.
Alih-alih fokus pada pembahasan evakuasi dan penanganan medis darurat untuk ribuan warga yang menderita, pejabat tersebut justru sempat-sempatnya berfoto selfie.
"Ini sangat tidak sensitif. Ribuan orang sedang menderita, tujuh desa terisolir, korban masih dalam pencarian, tapi pejabat malah selfie. Sungguh ironis," keluh salah seorang warganet yang mengkritik keras aksi tersebut.
Kembali ke substansi rapat, pertemuan yang dihadiri Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan, Kasdim 0210/TU, Kabag Ops Polres Taput serta seluruh pimpinan perangkat daerah dan pejabat eselon 3 ini membahas evaluasi enam hari pasca bencana yang melanda Taput.
Bupati Jonius memberikan perhatian khusus pada tujuh daerah terisolir dan meminta tim segera menembus wilayah tersebut melalui jalur darat.
"Setiap desa terisolir harus dikunjungi, didokumentasikan, dan didata sehingga penyaluran bantuan lebih terarah," ujar Jonius dengan tegas.
Ia juga menekankan pentingnya akurasi data kerusakan rumah dan infrastruktur dengan dokumentasi lengkap. Hal ini krusial mengingat keterbatasan anggaran daerah dalam penanganan bencana sehingga memerlukan dukungan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait.
"Semua persoalan masyarakat harus segera dijawab. Persiapkan surat usulan kebutuhan mendesak kepada pemerintah pusat maupun provinsi. Pertanggungjawaban anggaran harus dikerjakan dengan baik," tambah Bupati.
Dalam rapat tersebut, Ketua TP PKK Taput Ny Neny Angelina JTP Hutabarat, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap nasib siswa kelas XII yang kehilangan dokumen pendidikan akibat bencana.
"Banyak siswa kelas XII yang dokumen pendidikannya hilang tersapu bencana. Mereka khawatir tidak bisa mengikuti ujian," ungkap Ny Neny.
Ia berharap pemerintah dapat membantu penerbitan kembali berkas identitas pendidikan agar para siswa yang sudah di penghujung masa sekolah ini tetap bisa melanjutkan pendidikan dan mengikuti ujian.
Sementara itu, Kasdim 0210/TU menyampaikan bahwa penanganan bencana alam memerlukan reaksi cepat, termasuk dibutuhkan koordinasi terkait sarana pendukung operasional di lapangan.
"Analisa kami bahwa besok target pencarian korban hilang dapat kita tuntaskan di Desa Sibalanga," ujar Kasdim dengan optimis.
Pernyataan ini memberikan secercah harapan bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar kerabat mereka yang hilang tertimbun longsoran.
Kabag Ops Polres Taput menambahkan, dua pleton personel siap diterjunkan untuk membantu masyarakat di Kecamatan Adiankoting dan Parmonangan secara bertahap.
"Kami akan turunkan dua pleton untuk mempercepat evakuasi dan distribusi bantuan di kedua kecamatan tersebut," jelasnya.
Menanggapi pertanyaan terkait prioritas wilayah penanganan yang dinilai tidak merata, Bupati Jonius menegaskan pemerintah tidak membeda-bedakan antar wilayah.
"Pemerintah tidak membedakan penanganan antar wilayah, semua tetap harus diperhatikan. Kalau sementara prioritas di Adiankoting, itu terkait status jalan nasional sebagai akses utama menuju Tapteng - Sibolga serta memaksimalkan dukungan peralatan dari pemerintah pusat maupun provinsi," jelasnya.
Bupati memastikan pemerintah daerah juga telah mengirimkan alat berat dan bantuan ke Kecamatan Parmonangan yang sama-sama terdampak parah.
"Pemerintah daerah juga telah mengirimkan alat berat dan bantuan ke Kecamatan Parmonangan. Kami bekerja paralel di semua lokasi bencana," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menegaskan, jalur darat merupakan metode penyaluran bantuan paling efektif saat ini dibandingkan jalur udara yang terkendala cuaca dan medan.
Ia juga menyoroti urgensi data sebagai dasar pemulihan pasca bencana, termasuk kemungkinan relokasi rumah warga yang berada di zona rawan longsor untuk mencegah korban berjatuhan di masa mendatang.
Menutup rapat yang berlangsung hingga larut malam tersebut, Bupati Jonius menegaskan komitmen pemerintah daerah.
"Pemerintah Kabupaten Taput berkomitmen penuh untuk terus bekerja secara terkoordinasi bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait demi percepatan penanganan bencana, penyelamatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat," tutup Bupati Jonius.
Namun, aksi selfie yang dilakukan salah satu kepala dinas di tengah rapat darurat ini menjadi catatan tersendiri.
Publik berharap insiden ini menjadi evaluasi bagi seluruh aparatur sipil negara untuk lebih fokus dan sensitif terhadap penderitaan rakyat, bukan malah sibuk dengan urusan pribadi di tengah situasi darurat (**)
Medan(harianSIB.com)PSMS Medan sukses meraih kemenangan penting dalam laga bertajuk Derby Sumatera melawan Persiraja Banda Aceh. Bermain di
Medan(harianSIB.com)Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumut bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Medan menyalurk
Medan(harianSIB.com)Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat nilai impor melalui provinsi ini pada periode JanuariNovember 202
Medan(harianSIB.com)Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menilai informasi yang beredar di media sosial (medsos) tidak dapat sepenuhnya dijad
Karo(harianSIB.com)Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Utara, Muhammad Daffasya Adnan Sinik, S.H secara resmi
Medan(harianSIB.com)Personel Polsek Medan Tembung, Polrestabes Medan melakukan gerebek sarang narkoba (GSN) di kawasan pinggiran rel kereta
Medan(harianSIB.com)Yos Arnold Tarigan, SH MH M IKom, Koordinator pada Asintel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), dan saat ini
Tapteng(harianSIB.com)Mabes TNI Angkatan Darat kerahkan puluhan kenderaan dan alat berat seperti Excapator, Buldozer, Dumtruck, mobil Damkar
Medan (harianSIB.com) Anggota Komisi A DPRD Sumut Pdt Berkat Kurniawan Laoli SPd MIP mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara
Tanjungbalai (harianSIB.com)Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Sat Samapta Polres Tanjun
Tebingtinggi (harianSIB.com)Dalam upaya mengantisipasi aksi tawuran antargeng motor, balap liar serta penggunaan knalpot brong, jajaran Pol
Tebingtinggi (harianSIB.com)Dalam membangun kebersamaan sekaligus menanamkan nilainilai kebaikan, Punguan Turnip Boru, Bere dan Ibebere se