Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

BBM Langka di Tebingtinggi, Antrean Mengular Sejak Subuh di Sejumlah SPBU

Humala Siagian - Selasa, 02 Desember 2025 11:47 WIB
426 view
BBM Langka di Tebingtinggi, Antrean Mengular Sejak Subuh di Sejumlah SPBU
Foto harianSIB.com/Humala Siagian
ANTRI : Sejumlah kenderaan di Kota Tebingtinggi nampak mengantri di SPBU yang stok BBM tersedia, gambar ini dipetik harianSIB.com, Selasa (2/12/2025).

Tebingtinggi(harianSIB.com)

Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar kembali terjadi di Kota Tebingtinggi. Sejak subuh, antrean kendaraan mengular panjang di sejumlah SPBU pada Selasa (2/12/2025).

Pantauan harianSIB.com pukul 08.00 WIB di SPBU 14.206.183 Simpang Rambung, Jalan Deblot Sundoro Tebingtinggi, terlihat antrean kendaraan roda dua hingga truk mengular dari sisi kiri dan kanan.

Kondisi serupa tampak di SPBU 14.206.189 di Jalan Sutoyo (Simpang Delima), meski SPBU tersebut masih tutup karena stok BBM belum masuk.

Baca Juga:

ANTRI : Sejumlah kenderaan di Kota Tebingtinggi nampak mengantri di SPBU yang stok BBM tersedia, gambar ini dipetik harianSIB.com, Selasa (2/12/2025).Foto harianSIB.com/Humala Siagian.

Di SPBU 14.206.1124 Jalan Prof H. Yamin serta SPBU 14.206.188 Jalan Yos Sudarso Simpang Beo, antrean panjang juga terlihat sejak pagi.

Bahkan di SPBU 14.206.162, kendaraan juga memenuhi badan jalan untuk mendapatkan BBM.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Nanang Kusumo SE, yang ditemui saat melakukan pengaturan arus lalu lintas di SPBU Simpang Rambung mengatakan bahwa warga sudah mengantre sejak pukul 04.00 WIB, meski SPBU belum beroperasi.

"Kelangkaan BBM di Tebingtinggi sudah berlangsung sejak Minggu (30/11/2025). Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kami lakukan pengalihan arus di beberapa titik yang antreannya sangat padat," ujar AKP Nanang.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, pasokan BBM diperkirakan kembali normal pada 8 Desember 2025. Untuk itu,

ia mengimbau masyarakat Tebingtinggi agar bersabar, mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak, serta menghemat penggunaan BBM.

Sementara itu, Roni Napitupuluh (48), warga Jalan Batu Bara Tebingtinggi yang berprofesi sebagai penarik becak motor (betor), mengaku sudah mengantre sejak pukul 05.00 WIB namun hingga pukul 09.00 WIB belum juga mendapat BBM.

"Saya sudah antre dari jam lima subuh, ini masih panjang antriannya, lae. Susah sekali kami cari BBM tiga hari ini," keluhnya.

Roni berharap Pemerintah Kota Tebingtinggi, khususnya Wali Kota Iman Irdian Saragih, memberikan perhatian bagi para pengemudi betor yang terdampak langsung kelangkaan ini.

"Sulit kami menarik penumpang karena tidak ada BBM. Kami mohon pemerintah membantu kami para penarik betor," ujarnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
APBD Tebingtinggi 2026 Disahkan Rp620,91 M, DPRD Soroti Lemahnya Penanganan Banjir
Kelangkaan BBM Melanda Sergai, Antrean Panjang Mengular di Sejumlah SPBU
GBI HOM Sutoyo Gelar Donor Darah Gandeng RSUD Dr Kumpulan Pane
Normalisasi Saluran Air di Bajayu Dipercepat Usai Banjir Melanda
PUPR Tebingtinggi Bersihkan Sampah Menumpuk di Bendungan Bajayu
Banjir ‘Tenggelamkan’ Tebingtinggi, Sejumlah Jalan Rusak Terkelupas
komentar
beritaTerbaru