Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

Hadiri Konferensi IX PWI Labuhanbatu, Kajari Asnath Hutagalung: Penegakan Hukum Perlu Publikasi

Efran Simanjuntak - Rabu, 03 Desember 2025 12:47 WIB
493 view
Hadiri Konferensi IX PWI Labuhanbatu, Kajari Asnath Hutagalung: Penegakan Hukum Perlu Publikasi
Foto: Dok/Diskominfo
Kajari Labuhanbatu Asnath Anytha Idatua Hutagalung SH MH menyampaikan sambutan saat menghadiri Konferensi IX PWI Kabupaten Labuhanbatu yang digelar di Pendopo, Jalan WR Supratman Rantauprapat, Selasa (2/12/2025).

Rantauprapat(harianSIB.com)

Kajari Labuhanbatu Asnath Anytha Idatua Hutagalung SH MH menghadiri Konferensi IX Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Labuhanbatu yang digelar di Pendopo Pemkab, Jalan WR Supratman Rantauprapat, Selasa (2/12/2025).

Asnath Hutagalung dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran wartawan dalam mendukung transparansi penegakan hukum.

"Penegakan hukum memerlukan publikasi. Setiap kejaksaan kini wajib menyampaikan dua hingga tiga informasi publik. Kemudian, rekam jejak penegak hukum juga tidak dapat ditutup-tutupi di era keterbukaan informasi saat ini," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pers memiliki peran strategis, termasuk melalui laporan investigatif yang dapat membantu pengungkapan berbagai kasus.

Baca Juga:
"PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab menjaga profesionalitas, independensi, dan kepercayaan publik," katanya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala yang juga hadir, turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi antara wartawan dan Polres Labuhanbatu selama ini.

"Semoga terpilih pengurus yang militan dan berdedikasi untuk kebaikan Indonesia," harapnya.

Agenda utama konferensi ini adalah pemilihan Ketua PWI Labuhanbatu periode 2025-2028.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya dan doa bersama yang disampaikan Ustad Ismayuddin.

Ketua panitia, Kurnia Hamdani, dalam laporannya menyampaikan konferensi ini merupakan forum resmi untuk menentukan arah organisasi dan memilih nahkoda baru PWI Kabupaten Labuhanbatu.

Sementara itu, Ketua PWI Labuhanbatu periode 2022-2025, Rony Afrizal, menyampaikan permohonan maaf karena konferensi yang seharusnya digelar pada Juli 2025 tertunda karena sesuatu hal.

"Kami sudah berupaya memberikan yang terbaik dalam menjaga etika dan profesionalitas wartawan. Jika masih ada kekurangan, kami memohon maaf. Semoga pengurus baru dapat berbuat lebih baik," sebutnya.

Rony juga berpesan agar pengurus dan anggota PWI ke depan menjaga integritas, adab, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Konferensi IX PWI Labuhanbatu diharapkan menghasilkan keputusan terbaik untuk memperkuat peran organisasi dan meningkatkan kualitas insan pers di wilayah Labuhanbatu. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
35 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XX di Simalungun
Pembinaan Guru Dibutuhkan untuk Tingkatkan Profesionalisme Mengajar
Ratusan Penganut Bumi Datar Konferensi di Amerika
Hakim Perintahkan Gedung Putih Kembalikan Akses Wartawan CNN
Ancam Wartawan SIB, Polisi Periksa MH
Polisi Atensi Tuntaskan Kasus Pengancaman Wartawan SIB di Nisel
komentar
beritaTerbaru