Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Warga Parbuluan VI Datang, Anggota DPRD Dairi Perjalanan Dinas Massal

Edison P Malau - Rabu, 10 Desember 2025 14:39 WIB
651 view
Warga Parbuluan VI Datang, Anggota DPRD Dairi Perjalanan Dinas Massal
Foto: harianSIB.com/Edison P. Malau
Ratusan warga bergerak dari depan Kantor Bupati Dairi menuju Mako Polres Dairi, Rabu (10/12/2025), saat melakukan aksi unjuk rasa.

Sepanjang 3 km Jalan Sisingamangaraja Sidikalang berhasil ditutup ratusan warga, sehingga personel Satuan Lalu Lintas Polres Dairi melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup beberapa ruas jalan. Sementara di depan Mako Polres Dairi, warga menggunakan setengah badan jalan, sehingga kendaraan dapat melintas walau dengan perlahan.

*Tuntutan*

Dalam aksinya, warga yang hadir dari berbagai elemen masyarakat sipil, petani dan perempuan menyampaikan sikap untuk komitmen lingkungan. Mereka menyampaikan komitmen untuk terus berjuang menjaga lingkungan dan menolak segala bentuk perusakan hutan maupun tombak demi mencegah potensi bencana.

Warga juga menyampaikan peringatan bencana ekologi yang terjadi di berbagai wilayah, supaya menjadi peringatan sehingga senantiasa menjaga hutan dan lingkungan dari segala bentuk perusakan. Warga juga menuntut pembebasan pejuang lingkungan segera dibebaskan. Menurut warga, 12 orang tahanan Polres Dairi saat ini adalah pejuang lingkungan, bukan penjahat.

"Saat ini tidak banyak orang yang rela mempertaruhkan nyawa, harta dan kebebasan demi memperjuangkan hutan dan lingkungan untuk generasi mendatang. Kepada Bapak Kapolres Dairi, kami memohon agar 12 saudara kami yang masih ditahan segera dibebaskan, setidaknya melalui penangguhan penahanan. Permohonan ini telah kami sampaikan melalui keluarga, organisasi masyarakat sipil, anggota DPRD, serta Bupati Dairi," seru mereka.

Warga juga berharap, Kapolres Dairi memiliki kebijaksanaan dan empati untuk memberikan penangguhan penahanan, serta menyelesaikan kasus ini melalui mekanisme Restorative Justice. Mereka juga mendorong Pemerintah Kabupaten Dairi dan Pemerintah Pusat untuk meninjau kembali izin PT Gruti serta merekomendasikan pencabutannya. Banyak fakta menunjukkan ketidaksesuaian, dan apabila aktivitas perusahaan tersebut terus berlanjut, maka potensi bencana di Dairi hanya tinggal menunggu waktu.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
Ratusan ‟Omak-omak‟ dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan
FPRB Desa Dairi Dibekali untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
komentar
beritaTerbaru