Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Maret 2026

Warga Parbuluan VI Datang, Anggota DPRD Dairi Perjalanan Dinas Massal

Edison P Malau - Rabu, 10 Desember 2025 14:39 WIB
647 view
Warga Parbuluan VI Datang, Anggota DPRD Dairi Perjalanan Dinas Massal
Foto: harianSIB.com/Edison P. Malau
Ratusan warga bergerak dari depan Kantor Bupati Dairi menuju Mako Polres Dairi, Rabu (10/12/2025), saat melakukan aksi unjuk rasa.

Sidikalang(harianSIB.com)

Ratusan warga Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, mendatangi Gedung DPRD Dairi, Rabu (10/12/2025), di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang. Kehadiran ratusan warga itu ingin menyampaikan aspirasi dan nasib para keluarganya yang sedang ditahan di Mapolres Dairi.

Informasi yang didapat di gedung DPRD Dairi, secara keseluruhan Anggota DPRD Dairi sedang melakukan perjalanan dinas dan tidak berada di Kota Sidikalang. Disebutkan, para Anggota DPRD Dairi telah terjadwal melakukan perjalanan dinas mulai Senin-Jumat (8-12/12/2025). Menurut informasi tersebut, sebelumnya jadwal sudah ditentukan tempat dan tujuan melakukan perjalanan dinas

Sekretaris Dewan (Sekwan) DRPD Dairi, Bahagia Ginting? menjawab harianSIB.com, Rabu (10/12/2025), membenarkan, para Anggota DPRD Dairi sedang perjalanan dinas ke luar daerah.

"Beberapa Anggota DPRD Dairi melakukan bimbingan teknis dari partai dan perjalanan dinas peningkatan kapasitas Anggota DPRD. Soal apakah mereka ada kesepakatan dengan warga yang sedang melakukan aksi, saya tidak mengetahui sama sekali," sebutnya.

Baca Juga:
Warga bertahan di depan pintu DPRD Dairi hingga beberapa waktu lama dan diterima Sekwan DPRD Dairi didampingi personel Polres Dairi. Usai menyampaikan aspirasi, warga bergeser menuju Kantor Bupati Dairi. Namun, warga tidak bertemu dengan Bupati, karena sedang melaksanakan Safari Natal.

Warga bertahan di depan kantor Bupati Dairi hingga pukul 12:30 WIB, selanjutnya bergeser menuju Mako Polres Dairi. Sesampainya di Polres Dairi, warga dipersilahkan istirahat dan makan siang dengan tertib.

Sepanjang 3 km Jalan Sisingamangaraja Sidikalang berhasil ditutup ratusan warga, sehingga personel Satuan Lalu Lintas Polres Dairi melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup beberapa ruas jalan. Sementara di depan Mako Polres Dairi, warga menggunakan setengah badan jalan, sehingga kendaraan dapat melintas walau dengan perlahan.

*Tuntutan*

Dalam aksinya, warga yang hadir dari berbagai elemen masyarakat sipil, petani dan perempuan menyampaikan sikap untuk komitmen lingkungan. Mereka menyampaikan komitmen untuk terus berjuang menjaga lingkungan dan menolak segala bentuk perusakan hutan maupun tombak demi mencegah potensi bencana.

Warga juga menyampaikan peringatan bencana ekologi yang terjadi di berbagai wilayah, supaya menjadi peringatan sehingga senantiasa menjaga hutan dan lingkungan dari segala bentuk perusakan. Warga juga menuntut pembebasan pejuang lingkungan segera dibebaskan. Menurut warga, 12 orang tahanan Polres Dairi saat ini adalah pejuang lingkungan, bukan penjahat.

"Saat ini tidak banyak orang yang rela mempertaruhkan nyawa, harta dan kebebasan demi memperjuangkan hutan dan lingkungan untuk generasi mendatang. Kepada Bapak Kapolres Dairi, kami memohon agar 12 saudara kami yang masih ditahan segera dibebaskan, setidaknya melalui penangguhan penahanan. Permohonan ini telah kami sampaikan melalui keluarga, organisasi masyarakat sipil, anggota DPRD, serta Bupati Dairi," seru mereka.

Warga juga berharap, Kapolres Dairi memiliki kebijaksanaan dan empati untuk memberikan penangguhan penahanan, serta menyelesaikan kasus ini melalui mekanisme Restorative Justice. Mereka juga mendorong Pemerintah Kabupaten Dairi dan Pemerintah Pusat untuk meninjau kembali izin PT Gruti serta merekomendasikan pencabutannya. Banyak fakta menunjukkan ketidaksesuaian, dan apabila aktivitas perusahaan tersebut terus berlanjut, maka potensi bencana di Dairi hanya tinggal menunggu waktu.

"Kami berharap seruan ini dapat didengar dan dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen bersama terhadap kebebasan, kemerdekaan, dan pemenuhan hak asasi manusia pada momentum Hari Hak Asasi Manusia Internasional 2025," pinta warga.

Pantauan di Kota Sidikalang, ratusan warga berkumpul di Gedung Nasional Djauli Manik, selanjutnya bertolak menuju gedung DPRD Dairi, Kantor Bupati Dairi dan Mako Polres Dairi. Bersama warga, polisi dan TNI AD terlihat ikut bersama-sama pada 3 titik lokasi warga melakukan unjuk rasa. Sepanjang Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Satuan Lalulintas Polres Dairi mengalihkan beberapa ruas jalan. Tidak ada gangguan lalulintas. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
Ratusan ‟Omak-omak‟ dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Bupati Asahan
FPRB Desa Dairi Dibekali untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
komentar
beritaTerbaru