Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

HKBP Padangpasir Bantu 31 Keluarga Jemaat Kurang Mampu

Efran Simanjuntak - Jumat, 26 Desember 2025 20:29 WIB
677 view
HKBP Padangpasir Bantu 31 Keluarga Jemaat Kurang Mampu
Foto: harianSIB.com/Efran Simanjuntak
Puluhan jemaat dengan khidmat mendengar khotbah yang disampaikan St J Samosir pada ibadah Natal Kedua di gereja HKBP Padangpasir Rantauprapat, Jumat (26/12/2025).

Rantauprapat(harianSIB.com)

Dalam semangat Natal sebagai peristiwa kasih dan keselamatan, gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Padangpasir, Resort Rantauprapat, Distrik 26 Labuhanbatu, menyalurkan bantuan sosial kepada 31 kepala keluarga jemaat yang kurang mampu secara ekonomi.

Penyaluran bantuan sosial berupa beras tersebut bertepatan dengan Ibadah Natal Kedua, Jumat (26/12/2025). Pemberian bantuan itu menjadi wujud nyata pelayanan diakonia gereja HKBP, menghadirkan kasih Kristus secara konkret kepada jemaat yang membutuhkan, terlebih dalam sukacita Natal 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.

Penatua HKBP Padangpasir, St P Situmorang, SE, mengatakan pemberian bantuan sosial ini merupakan agenda tahunan gereja pada momen Natal. Melalui perayaan Natal, gereja terpanggil untuk menjadi saluran berkat dan penghiburan bagi jemaat yang sedang bergumul dalam kehidupan.

Baca Juga:
Penatua HKBP Padangpasir, St P Situmorang menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan program rutin gereja yang dilaksanakan setiap perayaan Natal. Program ini menjadi wujud pelayanan gereja dalam mengimplementaskan nilai kasih kepada sesama.

"Ini merupakan bentuk kasih dan kepedulian gereja terhadap jemaat yang sedang membutuhkan uluran tangan, dan merupakan ungkapan kasih Kristus, agar jemaat saling menopang dan merasakan kehadiran Tuhan dalam kebersamaan," ujar St P Situmorang.

Ibadah Natal Kedua ini dilayani St J Samosir sebagai pelayan firman. Khotbah disampaikan dari Kitab Heber (Ibrani) pasal 1 ayat 1-4, mengajak jemaat untuk semakin bertumbuh dalam iman dan lebih mengenal Yesus Kristus.

Dalam firman tersebut ditegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan tradisi, melainkan perjumpaan iman dengan Yesus Kristus, Sang Cahaya Kemuliaan Allah yang menyatakan diri-Nya kepada manusia dan memanggil umat-Nya untuk hidup dalam terang keselamatan. Sebab Yesus Kristus adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan.

Setelah Yesus selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi.

"Allah itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya. Tuhan itu baik kepada semua orang dan penuh rahmat terhadap segala ciptaan-Nya," ungkapnya, sesuai dengan Epistel (bacaan pendahuluan sebelum khotbah) dari Kitab Mazmur pasal 145 ayat 8-13.

Ibadah Natal Kedua ini bertema "Yesus adalah Cahaya Kemuliaan Allah dan Gambar Wujud Allah," menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus adalah karya penyelamatan dari Allah untuk menebus dan menyucikan manusia dari dosa, yang menjadi persoalan paling mendasar dalam kehidupan manusia.

Suasana ibadah yang diawali dengan nyanyian pujian dari Buku Ende Nomor 605 "Lasma Roham (bersukacitalah)", berlangsung khidmat dan penuh penghayatan. Meski tidak seramai ibadah Natal pertama, seluruh rangkaian ibadah juga dipenuhi damai sejahtera dan sukacita Natal. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perayaan Natal Kedua di HKBP Sirantau Tanjungbalai Dirangkai Pemberian Bingkisan Bagi Jemaat
Perayaan Natal Kedua di HKBP Sirantau Tanjungbalai Dirangkai Pemberian Bingkisan
Ibadah Perayaan Natal Pertama di HKBP Teladan Medan Berlangsung Khidmat dan Sukacita
GM PLN UID Sumut Tinjau Gereja, Pastikan Listrik Aman saat Malam Natal
Polda Sumut Bersihkan Gereja HKBP Hutanabolon dan Ikut Ibadah Natal Bersama Warga
Wali Kota dan Kapolres Pantau Ibadah Malam Natal di Tanjungbalai
komentar
beritaTerbaru