Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Tinjau Lokasi Terdampak Banjir dan Longsor di Tapteng, Gubernur Pastikan Rumah dan Infrastruktur akan Dibenahi

Danres Saragih - Sabtu, 27 Desember 2025 11:04 WIB
440 view
Tinjau Lokasi Terdampak Banjir dan Longsor di Tapteng, Gubernur Pastikan Rumah dan Infrastruktur akan Dibenahi
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution bersama Bupati Tapteng berdialog dengan para pengungsi warga Desa Hutanabolon di posko pengungsian, Jumat (26/12/2025).

Tapteng(harianSIB.com)

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kerusakan akibat banjir dan longsor di Tapanuli Tengah akan dibenahi pemerintah. Termasuk daerah paling terdampak, yaitu Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.

Hutanabolon sempat terisolir karena akses ke kelurahan ini tertimbun lumpur cukup tinggi. Hampir dua minggu, kelurahan ini sulit diakses karena banyaknya material di jalan termasuk kayu dan batu-batu besar.

Saat aksesnya terbuka, Gubernur langsung meninjau daerah itu dan memastikan Hutanabolon akan segera di rehabilitasi. Bukan hanya rumah, tetapi juga infrastruktur dan juga fasilitas-fasilitas publik.

"Rumah-rumah inang rusak ringan, sedang, berat, hilang akan diganti Bapak Presiden, jumlahnya nanti kita coba lebih banyak lagi. Rusak ringan diberi Rp15 juta per rumah, sedang Rp30 juta, rusak berat Rp60 juta, hilang rumah dan tanah disiapkan rumah layak huni, termasuk infrastruktur dan juga fasilitas umum akan kita perbaiki," kata Bobby, saat bertemu korban banjir dan longsor, di Hutanabolon, Tapanuli Tengah, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga:
Saat ini pembangunan hunian tetap Tapanuli Tengah sedang berlangsung di Pinangsori sebanyak 118 unit. Bobby berharap lokasi yang ditentukan untuk pembangunan hunian tetap korban di Hutanabolon aman dari ancaman bencana.

"Lokasinya diserahkan ke Pak Bupati, tetapi yang pasti jauh dari bencana, aman dari longsor, aman dan banjir dan layak dihuni," katanya didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Satgas PKH Duga 27 Korporasi Picu Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar akibat Alih Fungsi Lahan
Menteri LH Gandeng Pakar Kampus, Penegakan Hukum Banjir dan Longsor Sumatera Gunakan Pendekatan Ilmiah
PT Rapala Perpanjang Layanan Kesehatan di Aceh Tamiang hingga Januari 2026
BRIN Kirim Arsinum ke Aceh Tamiang dan Tapteng, Ubah Air Banjir Jadi Layak Minum
Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Dapat Rp8 Juta per KK
Satgas PKH Duga 27 Korporasi Picu Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar
komentar
beritaTerbaru