Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Bupati Saksikan Penandatanganan SPK Huntap Yayasan Buddha Tzu Chi

Rosianna Anugerah Hutabarat - Senin, 05 Januari 2026 19:41 WIB
658 view
Bupati Saksikan Penandatanganan SPK Huntap Yayasan Buddha Tzu Chi
Foto: Diskominfo Tapteng
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu (dua dari kiri) menyaksikan penandatanganan SPK Huntap korban bencana di Ruang Cendrawasih Pandan, Senin (5/1/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Tapteng yang dipersembahkan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi akan segera dibangun.

Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis menyaksikan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) pembangunan Huntap di ruang Cenderawasih Pandan, pada Senin (5/1/2026).

Penandatanganan SPK dilakukan antara Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dengan kontraktor PT Langkah Indo Nusantara, untuk pembangunan 118 unit hunian tetap di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Juga:

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Mujianto, menyampaikan bahwa pihaknya mendapat kepercayaan untuk membantu warga terdampak bencana di Sumatera, khususnya Sumut dan Aceh.

Khusus di Tapanuli Tengah, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga mendapatkan support dan dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat untuk meringankan dan membantu proses pembangunan hunian tetap tersebut.

Mujianto berharap, proyek pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana tersebut mendapat dukungan dan doa dari masyarakat ager pembangunan berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan bersama.

"Ini (bisa) dilaksananakan (berkat) gotong-royong masyarakat, donatur yang berpartisipasi untuk kepedulian terhadap (warga terdampak) bencana alam ini," katanya.

Mujianto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemkab Tapteng serta masyarakatnya sehingga pihakya diberi kesempatan dan kepercayaan membangun ratusan unit rumah hunian tetap bagi warga terdampak banjir dan longsor.

"Terima kasih sudah mempercayakan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai pelaksananya," ucapnya.

Baca Juga:

Sementara itu, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu dalam sambutannya menjelaskan bahwa pembangunan Huntap merupakan proyek kemanusiaan yang tidak ada unsur komersialisasinya sedikit pun.

Hal tersebut juga sebagai wujud hadirnya negara di tengah-tengah warga yang tertimpa bencana berkolaborasi dengan semua elemen masyarakat termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Pemkab Tapteng sendiri, lanjut Bupati, akan menyiapkan lahan disejumlah titik untuk dibangunkan hunian sementara.

"Yang ada di Tapanuli Tengah, itu kita siapkan satu diantaranya adalah di Pinangsori, Asrama Haji. Itu sebelumnya adalah lahan milik Pemkab (Tapteng) kemudian dihibahkan kepada Kementerian Agama. Kemudian kita mintakan untuk dihibahkan kembali untuk masyarakat yang terdampak bencana dalam bentuk hunian tetap," jelasnya.

Hingga saat ini, terang Masinton. Pemkab Tapteng juga telah menyediakan lahan seluas 2,8 hektar untuk peruntukan yang sama (huntap) dan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk menyediakan lahan-lahan lainnya hingga seluruh warga terdampak bencana dapat memiliki hunian pasca bencana.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras selama ini (dalam mempersiapkan) lahan baik secara teknis mau pun non teknis. Khususnya dalam menyediakan lahan yang clear and clean, sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," pungkasnya. (**)

Baca Juga:

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pastikan Pelayanan Optimal, Bupati Karo Tinjau RSU Kabanjahe dan Disdukcapil
Rico Waas Lantik Direksi Tiga PUD, Tekankan Pengabdian dan Penguatan Kinerja
Apel Perdana Awal Tahun, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik
Bupati Simalungun Ingatkan Para ASN Tingkatkan Disiplin Kerja
Pemerintah Harus Jadikan Bencana Sumatera 'Alarm' Antisipasi Bencana di Daerah Lain
Lantik 1.664 PPPK Paruh Waktu, Bupati Tapteng Tekankan Peran Relawan Pascabencana
komentar
beritaTerbaru