Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

27 Paket Proyek Capai Rp3,2 Miliar di Pemkab Dairi Belum Rampung hingga Akhir 2025

Tulus P Tarihoran - Rabu, 07 Januari 2026 14:46 WIB
1.950 view
27 Paket Proyek Capai Rp3,2 Miliar di Pemkab Dairi Belum Rampung hingga Akhir 2025
Foto/harianSIB.com Tulus P. Tarihoran
BELUM RAMPUNG: Dua puluhan paket proyek di Kabupaten Dairi belum rampung dikerjakan hingga 31 Desember 2025, foto dipetik 31 Desember 2025.

Sidikalang(harianSIB.com)

Pembangunan di Kabupaten Dairi 2025 dinilai tidak maksimal, pasalnya sekitar dua puluhan paket proyek fisik tidak selesai dikerjakan pada akhir tahun.

Dua puluhan paket proyek yang tidak selesai dikerjakan pada akhir tahun diantaranya Pemeliharaan Gedung Samping Ruang IGD dengan nilai kontrak Rp 194 juta lebih, Belanja Ruang Mammografi dengan nilai kontrak Rp 194 juta lebih, Belanja Bangunan Tangga Melur dengan nilai kontrak Rp 194 juta lebih. Sumber dana ketiga kegiatan tersebut dari Badan Layanan Unit Daerah (Blud). Bahkan pembangunan Mammografi terlihat baru dikerjakan.

Kemudian, kegiatan Penyediaan Fasilitas Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/ Kota dengan nama kegiatan Belanja Modal Bangunan Kesehatan Penguatan Layanan Unggulan KJSU- KIA (Sarana Cathlab). Nilai kontrak Rp 1,8 miliar lebih bersumber dari DAK Fisik APBD Kabupaten Dairi 2025.

Sementara itu, proyek pembangunan toilet (jamban) SD Swasta Sidikalang dengan nilai kontrak Rp 139 juta lebih. Pembangunan Aula SD HKBP Sidikalang dengan nilai kontrak Rp 298 juta lebih. Keduan kegiatan tersebut dari Dinas Pendidikan Dairi dan sumber dana dari P-APBD 2025.

Baca Juga:
Sekretaris Daerah Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin lewat pesan, Selasa (6/1/2026) membenarkan masih ada 27 paket proyek yang tidak selesai 100 persen, dengan nilai total sekitar Rp 3,2 miliar.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengusulkan perpanjangan waktu pelaksanaan pekerjaan proyek. Namun, perpanjangan waktu harus sesuai ketentuan aturan- peraturan mengenai pengadaan barang dan jasa. Selanjutnya, usulan tersebut akan ditinjau APIP, baru dapat diusulkan anggarannya.

Keterlambatan pekerjaan proyek diduga diakibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) hanya satu orang, Surung Charles Bantjin menyampaikan, ada beberapa orang yang menjadi PPK, termasuk dari Dinas PUTR Dairi. Cobalah dicek ke dinas.

Informasi diperoleh wartawan, PS menjadi PPK di dinas pendidikan, kesehatan, RSUD Sidikalang dan dinas PUTR.(**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
Plt Bupati Labuhanbatu Minta Seluruh Kepala OPD Laporkan Penilaian Kinerja ASN
Wali Kota dan OPD Teken Komitmen Bersama Program
Jumlah Pelamar CPNS yang Lulus Ujian CAT di Lingkungan Pemkab Dairi tidak Sesuai Harapan
Klarifikasi 5 Paket Proyek Bermasalah di PUPR Nisut Tersendat di Polres
Ketua Komisi D DPRD Medan Kecewa, Sejumlah Pimpinan OPD Pemko Tidak Hadiri RDP
komentar
beritaTerbaru