Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Polres Simalungun Selidiki Tambang Pasir Ilegal di Sungai Bah Bolon

Mey Hendika Girsang - Jumat, 09 Januari 2026 19:20 WIB
459 view
Polres Simalungun Selidiki Tambang Pasir Ilegal di Sungai Bah Bolon
Foto : Dok/Humas Polres Simalungun
Satreskrim Polres Simalungun selidiki dugaan tambang pasir ilegal di pinggir Sungai Bah Bolon, Simponi, Desa Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Simalungun, Jumat (9/1/2025).

"Warga memberikan keterangan bahwa kegiatan galian pasir itu sudah berhenti sekitar satu minggu yang lalu. Kemungkinan besar pelaku mendapat informasi akan ada penyelidikan, sehingga menghentikan sementara operasinya," ujarnya.

Herison menambahkan, modus pelaku tambang ilegal memang kerap seperti itu. Mereka biasanya berhenti sementara saat mencium gelagat akan ada penyelidikan, lalu kembali beroperasi setelah situasi tenang.

"Tapi kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi," tegasnya.

Untuk mengantisipasi pelaku kembali beroperasi, sambung Kasat, Polres Simalungun telah menyusun rencana tindak lanjut yang komprehensif. Langkah pertama adalah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah setempat, baik di tingkat kecamatan maupun desa.

"Kami akan berkoordinasi erat dengan Pemda setempat untuk memantau lokasi ini secara ketat. Kerjasama semua pihak sangat penting untuk menutup celah beroperasinya tambang ilegal," jelasnya.

Langkah kedua yang akan dilakukan, sebutnya, peningkatan patroli dan pengawasan di lokasi rawan tambang ilegal. Tim akan rajin melakukan patroli ke lokasi tersebut. Jika kedapatan pelaku kembali beroperasi, langsung melakukan penindakan tegas sesuai hukum.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kemenhut Selidiki Asal Usul Gelondongan yang Terbawa Banjir di Sumut
KPK Selidiki Dugaan Korupsi di BPKH
Kompolnas akan Selidiki Alasan Polri Tangguhkan Penahanan Kades Kohod dkk
Polres Simalungun Selidiki Tambang Pasir Ilegal di Dolok Panribuan
Presiden Minta Pagar Laut di Tangerang Diselidiki Tuntas
Presiden Korsel, Petinggi Militer dan Polisi Diselidiki atas Dugaan Pemberontakan
komentar
beritaTerbaru