Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026

BRI Perluas Akses Keuangan, Miliki 2.985 Agen BRILink di Karo

Theopilus Sinulaki - Jumat, 09 Januari 2026 19:38 WIB
624 view
BRI Perluas Akses Keuangan, Miliki 2.985 Agen BRILink di Karo
Foto: harianSIB.com/MS
Pimpinan cabang BRI Kabanjahe silaturahmi dengan insan pers Kabupaten Karo, di Kabanjahe, Jumat (9/1/2026).

Karo(harianSIB.com)

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kabanjahe terus memperkuat keterlibatannya dalam pemberdayaan masyarakat dan perluasan layanan keuangan di Kabupaten Karo. Hingga akhir 2025, BRI Kabanjahe telah mengoperasikan 17 kantor unit dan 2 Kantor Cabang Pembantu (KCP), serta membina sebanyak 2.985 agen BRILink yang tersebar di pelosok desa.

Pimpinan Cabang BRI Kabanjahe, Albertus Donny Cahyono menyampaikan, sebaran unit kerja BRI menjangkau berbagai wilayah strategis, mulai dari Mardinding sebagai unit terjauh, Lau Cimba, Unit Tiga Baru, hingga Sibolangit. Meski secara administratif Sibolangit masuk wilayah Kabupaten Deli Serdang, namun secara koordinasi dan jarak tempuh lebih efektif berada di bawah supervisi BRI Kabanjahe.

"Kami juga memiliki dua KCP, yakni di Berastagi dan Tiga Binanga, sehingga total jaringan kami di Tanah Karo mencapai 20 kantor," ujar Donni, dalam silaturrahmi dengan insan pers Karo, di Kabanjahe, Jumat (9/1/2026).

Donni, didampingi Supervisor Pendukung Operasional (SPO) Pilemon Meliala, menambahkan, hampir tiga ribu agen BRILink disebut menjadi ujung tombak layanan perbankan di desa. Agen-agen ini umumnya berada di warung atau toko masyarakat sehingga memudahkan transaksi tanpa harus datang ke kantor bank.

Baca Juga:
"Sekarang masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke bank. Cukup datang ke agen BRILink terdekat, transaksi bisa langsung dilakukan," katanya.

Selain BRILink, BRI Kabanjahe juga mengoperasikan Teras BRI di pasar-pasar, seperti di Pasar Berastagi, Pasar Kabanjahe hingga Kutabuluh. Teras ini melayani pembukaan rekening, transaksi, serta edukasi perbankan bagi masyarakat.

Dari sisi digitalisasi, BRI kini telah mempermudah proses kredit melalui aplikasi berbasis ponsel. Mulai dari analisis, survei hingga keputusan kredit dapat dilakukan lebih cepat sehingga pencairan dana tidak lagi memerlukan waktu lama.

BRI juga mengembangkan Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) sebagai wujud sinergi BRI, PNM dan Pegadaian. Program ini menyasar pelaku usaha ultramikro yang sebelumnya sulit mengakses perbankan.

"PNM fokus pada pembiayaan kelompok, Pegadaian berbasis agunan emas, sedangkan BRI menilai dari cash flow usaha. Semuanya kami integrasikan agar UMKM lebih mudah berkembang," jelasnya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
GBKP Gelar Diskusi dengan Tokoh Agama se Kabupaten Karo
Pendirian Kecamatan Kutambaru Tetap Didambakan di Kabupaten Karo
Pengurus KONI Kabupaten Karo Periode 2017-2021 Dilantik
BNI Salurkan Program Kemitraan Bina Lingkungan di Kabupaten Karo
65 Pelajar SMU/SMK Kabupaten Karo Dikukuhkan Sebagai Paskibra
Pemkab Simalungun Kembali Serahkan Bantuan ke 3 Posko Bencana Sinabung di Kabupaten Karo
komentar
beritaTerbaru