Terpisah, Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Dairi, Jhon Manurung menyampaikan, pihaknya telah memberikan vaksinasi 2.520 ekor hewan peliharaan dengan 252 botol vaksin tahun 2025. Sedangkan tahun 2024, memberikan vaksinasi 3520 ekor. Menurutnya, penurunan angka ini dikarenakan adanya efisiensi anggaran.
"Secara kuantiras, ada 29.000 ekor populasi hewan yang akan divaksinasi di Dairi, namun karena keterbatasan vkasin, tidak semua boleh dilayani. Kita berhharap, anjing, kucing dan kera peliharaan yang tidak divkasinasi, supaya tidak berkeliaran. Sebaiknya dikandangkan atau dirantai, supaya tidak menggigit," harapnya.
Informasi dan data yang diterima harianSIB.com, belakangan ini marak terdengar kasus meninggal dunia akibat gigitan anjing di Dairi. Sementara, pengetahuan dan pemahaman warga tentang vaksin gigitan hewan masih minim, sehingga tidak dapat terjangkau secara keseluruhan.(*)
Editor
: Robert Banjarnahor