Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 18 Januari 2026

Dinkes Dairi Persiapkan Rabies Center dan Edukasi Pelayan Vaksin

Edison P Malau - Senin, 12 Januari 2026 18:56 WIB
345 view
Dinkes Dairi Persiapkan Rabies Center dan Edukasi Pelayan Vaksin
Foto Dok Dinkes Dairi
Sosialisasi: Kabid P2P Dinkes Dairi, dr Lois Sihombing (berdiri) saat melakukan sosialisasi pengendalian penyakit prioritas di salah satu lokasi baru-baru ini.

Sidikalang(harianSIB.com)

Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi akan mendirikan rabies center pada 3 titik Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) jajarannya. Rabies center nantinya akan melayani pemberian vaksin dan edukasi gigitan rabies hewan peliharaan terhadap masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupten Dairi, Dr dr Henry Manik MKS melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Lois Sihombing kepada harianSIB.com Senin (12/1/2026) di Dinkes Dairi, Jl Pandu Sidikalang.

Disampaikannya, penanganan pasien yang digigit hewan peliharaan, nantinya akan dipusatkan pada Puskesmas Sumbul untuk wilayah pelayanan terdekat, Puskesmas Tigalingga dengan wilayah terdekat dan Puskesmas Parongil untuk wilayah terdekat, serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang untuk wilayah cakupan terdekat.

"Rabies center ini nantinya akan memberikan pelayanan maksimal terhadap warga, baik pelayanan pasien serta memberikan edukasi yang benar terhadap penanganan pasien gigitan hewan peliharaan," ujarnya.

Baca Juga:
Ditambahkan dr Lois, edukasi yang diterima masyarakat nantinya akan memberikan ketenangan dan tidak panik, saat terjadinya gigitan hewan peliharaan. Menurutnya, ada tanda-tanda dan gejala yang harus dipahami, sebelum melakukan tindakan pelayanan kesehatan.

"Kita harus sampaikan, ada masa inkubasi selama 14 hari. Sebelum diberikan vaksin, pasien boleh melakukan pembersihan terhadap luka gigitan dengan sabun, sehingga tidak perlu panik," tambahnya.

Terpisah, Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Dairi, Jhon Manurung menyampaikan, pihaknya telah memberikan vaksinasi 2.520 ekor hewan peliharaan dengan 252 botol vaksin tahun 2025. Sedangkan tahun 2024, memberikan vaksinasi 3520 ekor. Menurutnya, penurunan angka ini dikarenakan adanya efisiensi anggaran.

"Secara kuantiras, ada 29.000 ekor populasi hewan yang akan divaksinasi di Dairi, namun karena keterbatasan vkasin, tidak semua boleh dilayani. Kita berhharap, anjing, kucing dan kera peliharaan yang tidak divkasinasi, supaya tidak berkeliaran. Sebaiknya dikandangkan atau dirantai, supaya tidak menggigit," harapnya.

Informasi dan data yang diterima harianSIB.com, belakangan ini marak terdengar kasus meninggal dunia akibat gigitan anjing di Dairi. Sementara, pengetahuan dan pemahaman warga tentang vaksin gigitan hewan masih minim, sehingga tidak dapat terjangkau secara keseluruhan.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dinas Kesehatan Simalungun Targetkan 265.043 Anak Diberikan Vaksin MR
Dinas Kesehatan Sergai Sosialisasi Kampanye Campak - Rubella
Dinas Kesehatan Simalungun Tangani Balita Penderita Gizi Buruk
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat Gelar Rakercabsus
Dana Desa Kabupaten Dairi 2018 Berkurang 13,5 Persen
Disdik dan ISORI Kabupaten Dairi Selenggarakan Pertandingan Sepakbola Mini
komentar
beritaTerbaru