Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Disbudparekraf Simalungun Siapkan Tujuh Event Pariwisata 2026 di Parapat

Bambang J Sitanggang - Jumat, 16 Januari 2026 12:56 WIB
307 view
Disbudparekraf Simalungun Siapkan Tujuh Event Pariwisata 2026 di Parapat
Foto: Dok/Frangky
Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Simalungun, Frangky Fernandus Purba, bersama Ketua PHRI Simalungun, Robert Pardede, mengadakan pertemuan di Hotel Atsari Parapat, Kamis (15/1/2026).

Simalungun (harianSIB.com)

Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kabupaten Simalungun bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Simalungun merencanakan pelaksanaan tujuh event pariwisata sepanjang tahun 2026 di Kota Wisata Parapat. Program ini menjadi langkah konkret untuk membangkitkan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Disbudparekraf Simalungun, Frangky Fernandus Purba, saat pertemuan dengan pengurus PHRI Simalungun, di Hotel Atsari Parapat, Kamis (15/1/2026).

Frangky menjelaskan, tujuh event pariwisata itu mengusung tema "Bangkit dan Bersinar Pariwisata Simalungun bersama Semangat Baru", dengan tujuan menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara serta memperkuat posisi Parapat sebagai destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.

"Parapat memiliki potensi besar dari sisi alam, budaya, hingga ekonomi kreatif. Melalui tujuh event ini, kami ingin menghadirkan daya tarik berkelanjutan agar kunjungan wisata terus meningkat," ujar Frangky.

Baca Juga:
Ia berharap, rangkaian kegiatan tersebut mampu meningkatkan jumlah wisatawan, memperpanjang lama tinggal, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Simalungun pun optimistis, dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan, Parapat dapat kembali menjadi destinasi wisata andalan Sumatera Utara dalam upaya pemulihan dan penguatan sektor pariwisata.

Adapun tujuh event yang direncanakan meliputi pertunjukan live music setiap Sabtu dan Minggu di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas dan Open Stage, Imlek Fair, Simalungun Ramadhan Fair, Parapat Fun Run, Parapat Mewarnai, Festival Kopi dan Kapal Hias, serta Simalungun Berdendang.

Selain hiburan dan pertunjukan seni, setiap event juga akan diramaikan dengan pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif lokal. Kegiatan ini melibatkan komunitas seni, pelaku UMKM, serta generasi muda agar berpartisipasi aktif. Seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di kawasan wisata Parapat yang merupakan salah satu pintu masuk utama Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Sementara itu, Ketua PHRI Simalungun, Robert Pardede, menyambut baik kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menilai sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Dengan adanya event-event ini, tentu akan berdampak pada peningkatan okupansi hotel, kunjungan ke restoran, serta penjualan produk lokal. Mari bergandengan tangan untuk memajukan Kota Wisata Parapat," kata Robert. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
Bondjol : Sejak Ditetapkan Sebagai Geopark Kaldera, Mafia Tanah Marak di Seputaran Danau Toba
Edison Manurung Center Bekerjasama dengan PIK Gelar Perkemahan Pejuang Danau Toba
Sri Mulyani: Ekonomi Kreatif Didorong Lewat Beragam Instrumen
komentar
beritaTerbaru