Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 18 Januari 2026

Pengukuhan LAM Batubara, Bupati Tegaskan Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya Melayu

Patar Sitorus - Jumat, 16 Januari 2026 18:13 WIB
345 view
Pengukuhan LAM Batubara, Bupati Tegaskan Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya Melayu
Foto Dok/Kominfo
Bupati Batubara Baharuddin Siagian, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii foto bersama dengan LAM BB dan Generasi Melayu Peduli Adat serta Majelis Perempuan Melayu, Kamis (15/1/2026).

Batubara (harianSIB.com)

Lembaga Adat Melayu Batubara (LAM BB) dikukuhkan dan Generasi Melayu Peduli Adat serta Majelis Perempuan Melayu Masa Bakti 2025–2029 dilantik Kamis, (15/1/2026).

Acara yang berlangsung di kantor Bupati Batubara itu dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii. Kehadiran Wakil Menteri tersebut diapresiasi Bupati Batubara Baharuddin Siagian dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap pelestarian adat dan budaya daerah, khususnya budaya melayu di Batubara.

Bupati Baharuddin menyampaikan pengukuhan dan pelantikan ini memiliki tujuan strategis, antara lain memperkuat kebudayaan daerah, mengembangkan nilai-nilai budaya melayu, serta melestarikan adat istiadat melayu agar tetap hidup dan relevan ditengah perkembangan zaman.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini diharapkan mampu membangun sinergi dan kolaborasi antara lembaga adat, pemerintah daerah, serta Forkopimda dalam menjaga identitas dan kearifan lokal.

Baca Juga:
"Melalui Lembaga Adat Melayu Batubara, Generasi Melayu Peduli Adat, dan Majelis Perempuan Melayu, kita ingin menghidupkan kembali adat istiadat bangsa melayu agar tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,"kata Baharuddin.

Ia menegaskan pemda komitmen dalam melestarikan budaya melayu yang diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan kegiatan, diantaranya pemakaian baju adat melayu setiap hari Jumat oleh jajaran Pemkab Batubara, pelaksanaan tradisi mandi belimau yang dilaksanakan dalam menyambut bulan Ramadhan yang diteruskan dengan kegiatan pesta tapai serta pelestarian dan promosi kuliner khas daerah seperti rendang kepah.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii mengapresiasi upaya pemkab dalam menjaga dan melestarikan adat melayu, serta berharap lembaga adat yang dikukuhkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai budaya dan keagamaan.

Ia menyampaikan Presiden Republik Indonesia memberikan perhatian yang sangat besar terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah tanah Air.

Salah satu bentuk nyata perhatian Presiden adalah, lanjutnya, rencana pembangunan sekolah garuda dan sekolah rakyat, yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih mudah dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat yang nantinya akan dibangun di kabupaten Batubara.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Batubara karena mempunyai komitmen yang sama dengan Presiden RI yaitu berkomitmen untuk memajukan pendidikan anak-anak di Batubara",ujar Romo Syafii.

Kegiatan ditutup dengan prosesi adat dan doa bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya melayu di Kabupaten Batubara. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pengurus API Kecamatan Medan Amplas Dikukuhkan
Gubsu Lantik Bupati Batubara RM Harry Nugroho
Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Batubara Tuntut Diangkat Jadi PNS
English Nainggolan Dikukuhkan Sebagai Kepala BKN Regional VI Medan
Pengurus Persadaan Karo Mergana Runggun GBKP Setia Budi Medan Dikukuhkan
Perhimpunan Toga Simatupang, Boru, Bere, Ibebere Kecamatan Laguboti Dikukuhkan
komentar
beritaTerbaru