Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Empat Pemda Wilayah BPJS Kesehatan KC Sibolga Terima Penghargaan UHC di Jakarta

Marlon Pasaribu - Selasa, 27 Januari 2026 20:59 WIB
275 view
Empat Pemda Wilayah BPJS Kesehatan KC Sibolga Terima Penghargaan UHC di Jakarta
Foto: harianSIB.com/Dok
Kantor BPJS Kesehatan KC Sibolga di Jalan Dr Ferdinand Lumbantobing, Kota Sibolga.

Sibolga(harianSIB.com)

Sebanyak empat pemerintah daerah (Pemda) kabupaten/kota wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Sibolga menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) pada ajang nasional yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026). Keempat daerah tersebut yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kota Sibolga.

Penghargaan UHC diserahkan kepada para kepala daerah sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang dinilai berhasil memperluas cakupan kepesertaan JKN di wilayahnya.

Menurutnya, hingga 31 Desember 2025, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen dari total penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen.

Baca Juga:
"BPJS Kesehatan juga terus mengembangkan layanan non tatap muka, seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, serta Care Center 165," ujar Ghufron. Selain itu, peserta JKN dapat memanfaatkan antrean online dan fitur i-Care JKN untuk melihat riwayat pelayanan kesehatan selama satu tahun terakhir guna mendukung pelayanan yang cepat dan tepat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

"Kehadiran Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit, sekaligus menjadi ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan," katanya.

Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan KC Sibolga, Nur Eva Parindury, dalam siaran pers yang diterima harianSIB.com, Senin (26/1/2026), mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan.

"Pemda penerima penghargaan ini adalah pemerintah daerah yang telah mencapai cakupan UHC minimal 98 persen dan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen per 31 Desember 2025," ujarnya.

Ia merinci, wilayah kerja BPJS Kesehatan KC Sibolga menunjukkan tren positif dan mampu mempertahankan predikat UHC secara konsisten, dengan capaian masing-masing daerah yakni Kabupaten Tapanuli Tengah (UHC 100 persen, keaktifan 87,01 persen), Kota Sibolga (UHC 100 persen, keaktifan 93,11 persen), Kabupaten Tapanuli Utara (UHC 98,08 persen, keaktifan 80,69 persen), dan Kabupaten Humbang Hasundutan (UHC 98,77 persen, keaktifan 81,82 persen).

"Keberhasilan ini tidak terlepas dari alokasi anggaran daerah yang kuat untuk memastikan warga kurang mampu terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD," katanya.

BPJS Kesehatan KC Sibolga, lanjut Nur Eva, berkomitmen terus mendampingi pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan UHC, meningkatkan keaktifan peserta, serta memastikan mutu layanan kesehatan yang optimal di fasilitas kesehatan mitra. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Massa Gebrak Berunjukrasa di Kantor BPJS Kesehatan Padangsidimpuan
Pemkab Deliserdang Terima Penghargaan Natamukti 2018 dari Menkop dan UKM
Raih Penghargaan, MPR Apresiasi Peran Media untuk Kesatuan Bangsa
2019, Iuran BPJS Kesehatan Naik
Pesparawi Kota Sibolga 2018 Dimulai
Yayasan Sultan Iskandar Muda Mendapat Penghargaan dari Kemendagri
komentar
beritaTerbaru