Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Februari 2026

Ikuti Daring Rakor Nasional, Polres Pematangsiantar Dorong KUR dan Serapan Bulog Lindungi Petani Jagung

Andomaraja Paga Sitio - Sabtu, 07 Februari 2026 11:35 WIB
335 view
Ikuti Daring Rakor Nasional, Polres Pematangsiantar Dorong KUR dan Serapan Bulog Lindungi Petani Jagung
Foto: Dok/Polres Pematangsiantar
Suasana pelaksanaan daring rapat koordinasi nasional yang diselenggarakan Polri bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bertempat di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026).

Pematangsiantar(harianSIB.com)

Polri terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya pada sektor pertanian jagung pakan ternak pada saat menggelar rapat koordinasi nasional yang diselenggarakan Polri bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Rapat koordinasi itu digelar di Mabes Polri, Jumat (6/2/2026), diikuti oleh seluruh Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polda dan Polres se-Indonesia secara daring, termasuk Polres Pematangsiantar.

Rakor tersebut dipimpin Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, mengatakan pihaknya fokus mengevaluasi program tahun sebelumnya serta penyusunan strategi penguatan produksi jagung nasional tahun 2026.

"Capaian Indonesia yang berhasil tanpa impor jagung pabrik pakan ternak sepanjang tahun 2025 menjadi dasar untuk memperkuat konsolidasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di tahun 2026," ujar Brigjen Langgeng dalam rapat tersebut.

Baca Juga:
Dalam mendukung petani di sektor hulu, Polri berperan aktif memfasilitasi akses permodalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bekerja sama dengan Himbara. Skema ini ditujukan untuk membantu kelompok tani jagung dalam memenuhi kebutuhan modal tanam dan pengembangan lahan.

Sementara itu, perwakilan Himbara dari BRI, Danang Andi Wijanarko, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 BRI menyiapkan plafon KUR Mikro sebesar Rp180 triliun, termasuk untuk sektor pertanian dan ekosistem jagung.

Selain permodalan, Polri juga berupaya melindungi petani dari praktik tengkulak dengan memastikan stabilitas harga hasil panen. Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap jagung petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog ditargetkan sebanyak 1 juta ton untuk cadangan pangan pemerintah, dengan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram, sesuai ketentuan yang berlaku.

"Fokus kami memastikan harga jagung di tingkat petani tidak merugikan dan minimal sesuai HPP. Kolaborasi ini diharapkan memberi kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani," tegasnya.

Melalui program ketahanan pangan ini, Polri berharap ekosistem pertanian jagung pakan ternak semakin kuat, produktivitas meningkat, serta petani terbebas dari tekanan perantara yang merugikan.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur menegaskan, siap mendukung dan menyukseskan kebijakan ketahanan pangan nasional demi tercapainya kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di daerah. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terduga Pembunuh Tukang Rujak Diringkus Polres Pematangsiantar di Kota Medan
AKP Ali Umar Batal Jabat Kasat Lantas Polres Pematangsiantar
Diduga Gelapkan Mobil dan Tak Masuk Dinas Selama 246 Hari, Oknum Polisi Disidangkan di Polres Pematangsiantar
Pesta Narkoba di Rumah, 3 Pria Diringkus Polres Pematangsiantar
Jalin Silaturahmi, Polres Pematangsiantar Safari Minggu Kasih di Gereja Sopo Godang
Terlibat Narkoba, 2 Wanita dan 3 Pria Dibekuk Polres Pematangsiantar
komentar
beritaTerbaru