Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Februari 2026

Fadli Zon Tinjau Cagar Budaya di Samosir, Dorong Huta Simarmata Jadi Cagar Budaya Nasional

Fransiskus Sitanggang - Minggu, 08 Februari 2026 15:34 WIB
181 view
Fadli Zon Tinjau Cagar Budaya di Samosir, Dorong Huta Simarmata Jadi Cagar Budaya Nasional
Foto: Dok/Frans Stg
Menteri Kebudayaan Fadli Zon, didampingi Bupati Samosir Vandiko T Gultom dan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengunjungi sejumlah objek wisata dan cagar budaya di Samosir, Sabtu (7/2/2026).

Samosir (harianSIB.com)

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Samosir, Sabtu (7/2/2026), untuk meninjau sejumlah objek wisata dan cagar budaya. Kunjungan tersebut disambut Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kebudayaan meninjau beberapa lokasi cagar budaya, di antaranya Huta Simarmata di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian, Museum Pusaka Batak di Kecamatan Pangururan, serta Museum Hutabolon di Kecamatan Simanindo.

Baca Juga:

Menteri Kebudayaan Fadli Zon, didampingi Bupati Samosir Vandiko T Gultom dan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengunjungi sejumlah objek wisata dan cagar budaya di Samosir, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Dok/Frans Stg)

Di Huta Simarmata, Fadli Zon bersama Bupati dan Wakil Bupati Samosir meninjau langsung aktivitas keseharian masyarakat serta kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini. Huta Simarmata merupakan salah satu cagar budaya penting di Kabupaten Samosir yang memiliki peninggalan bersejarah berupa sarkofagus atau kuburan batu, sopo, losung, serta parik huta atau pagar perkampungan yang tersusun rapi dari batu.

Fadli Zon mengaku kagum melihat kondisi perkampungan adat tersebut. Ia menilai Huta Simarmata sangat layak untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

"Saya baru melihat sarkofagus sebesar ini. Ini termasuk salah satu yang paling bagus dan gagah. Selain itu, terdapat sekitar 10 rumah adat yang berusia ratusan tahun dan masih berfungsi sebagaimana di masa lalu. Kayu-kayunya tidak menggunakan paku dan kondisinya tetap terawat dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan yang telah direvitalisasi ini berpotensi besar menjadi destinasi wisata budaya yang terintegrasi dengan panorama alam Danau Toba.

"Dengan berkunjung ke sini, kita bisa berwisata budaya sekaligus belajar tentang adat istiadat setempat. Mudah-mudahan Huta Simarmata dapat ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional karena ini merupakan monumen luar biasa bagi bangsa," katanya.

Fadli Zon juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelestarian budaya Batak Toba.

"Kami berharap adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat. Kita segerakan penetapan sebagai cagar budaya tingkat provinsi, dan selanjutnya ditetapkan sebagai cagar budaya nasional," jelasnya.

Menurutnya, keberadaan sarkofagus di Huta Simarmata merupakan anugerah budaya yang luar biasa.

"Saya telah melihat banyak sarkofagus di berbagai daerah, namun yang diukir dengan sangat indah dan kondisinya masih utuh seperti ini ada di sini," tambahnya.

Ia pun menegaskan kesiapan pemerintah pusat untuk mendukung revitalisasi rumah adat dan cagar budaya bernilai sejarah tinggi.

"Tentu kami siap mendukung upaya revitalisasi," tutup Fadli Zon.

Sementara itu, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Kebudayaan ke Kabupaten Samosir. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya Batak di kawasan Danau Toba.

"Kami menyambut baik kehadiran Menteri Kebudayaan di Samosir. Ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga serta melestarikan warisan budaya, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Samosir kepada masyarakat luas," ujar Vandiko.

Lebih lanjut, Vandiko menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung penetapan Huta Simarmata sebagai Cagar Budaya Nasional.

"Kami akan mempersiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Setelah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat provinsi, kami berharap Huta Simarmata dapat segera ditetapkan sebagai cagar budaya nasional," ungkapnya.

Usai meninjau sejumlah lokasi, Menteri Kebudayaan dijadwalkan memberikan apresiasi kepada Desa Budaya Huta Sinuan di Kecamatan Simanindo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Direktur Bina SDM, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Irini Dewi Wanti, Direktur Film, Musik dan Seni Syaifullah, Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Feri Arlius, Direktur Pengembangan Budaya Digital Andi Syamsu Rijal, Kapolres Samosir Rina Tarigan, Pabung 0210 TU G. Sebayang, Kepala Dinas Kominfo Immanuel Sitanggang, serta pimpinan OPD lainnya. (*):

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Samosir Minta PT Aqua Farm Nusantara Kurangi Keramba di Danau Toba
Pomparan Raja Turnip Boru-Bere Indonesia Kunjungan Sejarah ke Samosir
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Luhut Ingin Tak Ada Lagi Keramba di Danau Toba
Bondjol : Sejak Ditetapkan Sebagai Geopark Kaldera, Mafia Tanah Marak di Seputaran Danau Toba
Tangis Histeris Sambut Jasad Keluarga Korban Pembunuhan di Samosir
komentar
beritaTerbaru