Nias(harianSIB.com)
Bangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp1,1 miliar di Desa Hilimborodano, Kecamatan Somolo Molo, Kabupaten Nias, diduga mangkrak. Proyek yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2025 itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan masyarakat karena air tak kunjung mengalir.
Seorang warga bermarga Laia kepada Jurnalis SIB News Network (SNN), Senin (23/2/2026), mengungkapkan bahwa sejak proyek tersebut dinyatakan selesai, jaringan perpipaan belum pernah dialiri air.
"Katanya nanti air akan jalan, tapi sampai sekarang tidak ada. Pipa pun belum siap dipasang, masih tergeletak di atas tanah," ujar Laia dengan nada kecewa.
Baca Juga:
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan
pemborosan anggaran negara. Pasalnya, bangunan fisik telah berdiri, namun belum memberi manfaat bagi warga, dan pemasangan kran air yang direncanakan di setiap rumah belum rampung.
Warga berharap Bupati Nias, Yaatulo Gulo, segera turun tangan dan menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Nias untuk melakukan evaluasi serta memastikan proyek tersebut dapat segera difungsikan.
Editor
: Robert Banjarnahor