Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Februari 2026

Merdi Sihombing: Ulos Sakral Jangan Dipotong demi Fesyen

Anwar Lubis - Sabtu, 28 Februari 2026 07:00 WIB
143 view
Merdi Sihombing: Ulos Sakral Jangan Dipotong demi Fesyen
Foto: Dok/hkbp.or.id
Desainer busana etnik Merdi Sihombing memaparkan konsep reinventing ulos dalam Seminar Pemberdayaan Perempuan Penenun (Partonun) HKBP pada perayaan Ibadah Syukur Awal Tahun 2026 FKP HKBP di Pearaja, Tarutung, Jumat (27/2/2026).

Selain desain, ia juga mendorong penggunaan pewarna alam seperti salaon dan bakudu, sejalan dengan semangat gereja hijau yang diusung HKBP. Menurutnya, pewarna alami lebih ramah lingkungan dan memiliki daya tarik tersendiri di pasar global yang kini mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Merdi turut menyoroti persoalan sistem ijon yang membuat penenun bergantung pada pengepul dengan harga rendah. Ia mengajak partonun membangun manajemen pasokan kolaboratif agar memiliki posisi tawar lebih kuat dan memperoleh hasil yang lebih adil.

Seminar tersebut menjadi bagian dari komitmen FKP HKBP dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi perempuan penenun di bonapasogit.

Melalui pemberdayaan partonun, diharapkan warisan budaya Batak tetap terjaga sekaligus mampu berkembang mengikuti dinamika zaman tanpa kehilangan makna dan kesakralannya. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Nikson Nababan Harapkan Ulos Batak Jadi Primadona Pakaian Nusantara
Blusukan ke Penenun Ulos, JTP Dapat Keluhan Kelangkaan Benang
Merdi Sihombing Bawa Fesyen Budaya Batak Naik Panggung Eco Fashion Week Australia
Trimedya Panjaitan : PDIP Berhasil Rebut Tapanuli Raya
Martogi Sitohang dan Merdi Sihombing Kolaborasi Seruling dan Ulos di Medan
 Sejarah Ulos Batak
komentar
beritaTerbaru